18:00 . Tingkatkan Pelayanan di Mapolres, Kapolres Operasionalkan Golf Car   |   16:00 . Camat Palang: 40 Rumah di Panyuran Terdampak Banjir Bandang   |   14:00 . 524 Lembar Surat Suara Pilkada Rusak   |   12:00 . BMKG: Hari Ini Sebagian Tuban Berawan dan Hujan Ringan   |   12:00 . Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Tuban Dicek Rutin   |   11:00 . Tanggul Jebol, Puluhan Hektar Tanaman Padi di Rahayu Rusak   |   08:00 . Pererat Silaturrahim, DPRD Tuban Gelar Media Gathering   |   19:00 . Pria Tangerang Ditemukan Meninggal Dunia Tanpa Busana di Hotel Tuban   |   18:00 . Paduan Suara Kopri Ronggolawe Raih Juara Satu, Lomba Unjuk Bakat Harlah Kopri   |   14:00 . Kerajinan Pelepah Pisang Tuban Diekspor ke Eropa   |   11:00 . Banser Tuban Satu Komando Ikuti Apel Kebangsaan Daring   |   10:00 . Ganjar Pranowo Turun Gunung Ajak Kader Banteng Menangkan Setia Negara   |   08:00 . Mas Safuan, Wartawan yang Tak Henti Menulis Itu Berpulang   |   14:00 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   13:00 . Semangat Perubahan Menuju Organisasi Modern, PSMTI Jatim Gelar Musprov IV   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 10 March 2020 20:00

Iuran BPJS Batal Naik, Kepala BPJS Tuban Belum Terima Salinan Keputusan MA

Iuran BPJS Batal Naik, Kepala BPJS Tuban Belum Terima Salinan Keputusan MA

 

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Tanggapi pembatalan kenaikan iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kepala BPJS Kabupaten Tuban mengatakan samapi saat ini BPJS Kesehatan belum menerima salinan keputusan Makamah Agung (MA).

Kasus bermula saat Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) keberatan dengan kenaikan iuran PBJS per tanggal 1 Januari 2020 lalu, kemudian pihaknya menggugat ke MA. Dan pada Kamis, (27/2/2020) MA melalui nomer 7 P/HUM/2020 perkara hak uji materil menerima dan mengabulkan permohonan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Layanan operasional BPJS Kabupaten Tuban, Heny Ratnawati mengatakan, sampai dengan saat ini salinan keputusan MA belum diterima oleh BPJS Kesehatan. Dan pada dasarnya BPJS Kesehatan akan mengikuti dan patuh dengan  ketentuan yang berlaku.

"Kita akan mengikuti ketentuan yang berlaku," ungkap Heny, Selasa (10/3/2020).

Ia menambahkan, hingga saat ini peserta BPJS kesehatan masih tetep membayar iuran sesuai ketentuan pada  Perpres Nomer 75 tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres nomor 82 tahun 2018 mengenai jaminan kesehatan, untuk kelas satu iuran Rp 160 ribu perbulan, kelas dua Rp 110 ribu perbulan dan kelas tiga Rp42 ribu per bulan.

"Tarif masih sesuai peraturan per tanggal 1 Januari 2020 lalu," tandasnya. [nid/col]



















* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Bpjs, kenaikan, batal



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more