15:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   14:00 . DIPA Tuban 2021 Sebesar Rp303 Miliar, TKDD Rp1,6 Triliun   |   13:00 . Kapolres Sebut Pria Meningalnya Tanpa Busana di Hotel Tuban Punya Riwayat Sakit Jantung   |   12:00 . Lapas Tuban Dikunjungi TPN Kemenpan RB   |   11:00 . Apel Pengamanan Pilkada, Polres dan Kodim Tuban Kerahkan Hampir 1000 Personel   |   08:00 . Mengintip Kerajinan Pelapah Pisang   |   07:00 . Membangun "Chemistry" Kuat dengan Percakapan Sederhana   |   19:00 . Begini Harapan Kades, Setelah Ganjar Pranowo Datangi Makam Sunan Bejagung   |   18:00 . Tingkatkan Pelayanan di Mapolres, Kapolres Operasionalkan Golf Car   |   16:00 . Camat Palang: 40 Rumah di Panyuran Terdampak Banjir Bandang   |   14:00 . 524 Lembar Surat Suara Pilkada Rusak   |   13:00 . BMKG: Hari Ini Sebagian Tuban Berawan dan Hujan Ringan   |   12:00 . Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Tuban Dicek Rutin   |   11:00 . Tanggul Jebol, Puluhan Hektar Tanaman Padi di Rahayu Rusak   |   08:00 . Pererat Silaturrahim, DPRD Tuban Gelar Media Gathering   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 08 March 2020 07:00

Kesalahan Keuangan yang Dilakukan Perempuan dan Cara Mengatasinya

Kesalahan Keuangan yang Dilakukan Perempuan dan Cara Mengatasinya

Reporter: -

blokTuban.com - Jika berbicara soal keuangan, perempuan memang lebih peka daripada laki-laki. Namun, perempuan juga yang terkadang paling banyak melakukan kesalahan dalam hal keuangan.

Perempuan gampang 'khilaf' jika tergoda oleh diskon dan bahkan berani mengambil cicilan kartu kredit hanya demi sebuah tas atau sepatu impian. Dan karena godaan-godaan ini, tidak sedikit perempuan yang kesulitan mengatur keuangannya setiap bulan.

Ligwina Hananto, seorang Financial Trainer dari QM Training mengatakan bahwa kesalahan yang dilakukan perempuan dalam hal finansial adalah karena adanya kecenderungan terlalu bergantung pada orang lain, terutama kepada ayahnya atau suami.

“Kesalahan utama perempuan adalah tidak memperhatikan kondisi finansialnya sejak dini, mengandalkan laki-laki untuk menopang hidupnya (ayah lalu suami), dan tidak menyiapkan pensiun. Padahal banyak perempuan yang hidup lebih lama daripada pasangannya,” ungkap Ligwina Hananto kepada kumparanWOMAN, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sifat perempuan yang cenderung selalu mengandalkan laki-laki itu diibaratkan seperti pemikiran putri zaman dulu, di mana para putri selalu menunggu pangeran tampan yang datang untuk menyelamatkannya dari masalah apapun.

Pemikiran seperti itulah yang membuat perempuan kesulitan untuk mandiri secara finansial. Perempuan jadi berharap ada ayah atau suami yang akan membantu mereka jika nantinya keuangan tidak stabil.

Oleh karena itu, mulai sejak menjadi ‘first jobber’ di usia 20-an, penting sekali bagi perempuan untuk memiliki kemampuan untuk mengelola uang, agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan fatal di kemudian hari.

Menurut penuturan Ligwina, ada empat pilar ‘Jagoan Finansial’ yang bisa diterapkan oleh perempuan muda agar terhindar dari kesalahan keuangan yang sering dilakukan. Simak ulasannya berikut ini.

1. Menghasilkan uang

Ada baiknya sejak muda perempuan harus berlatih untuk bisa menghasilkan uang sendiri, sehingga bisa merasakan sulitnya mencari uang agar nantinya bisa mengapresiasi uang yang sudah didapatkan.

“Jika suatu hari memutuskan berhenti bekerja, jadi ibu rumah tangga, Anda harus mempertahankan kemampuan mengelola keuangan itu. Jadi walau menjadi ibu rumah tangga, tetap bisa menghasilkan uang.”

2. Berbelanja

Jika pada umumnya orang menganggap berbelanja bisa memperburuk keuangan, Ligwina berpendapat sebaliknya. Menurutnya, berbelanja itu bisa mengajarkan seseorang untuk mengambil keputusan dengan informasi yang lengkap. Hal inilah yang akan melatih perempuan menjadi lebih bijak dalam menggunakan uangnya di masa yang akan datang.

3. Berbagi

Berbagi memang menjadi salah satu hal yang mulia. Tapi bukan berarti perempuan mau saja ketika dimanfaatkan orang lain sebagai ‘ATM berjalan’. Berbagi disini mengajarkan seseorang untuk terbiasa berempati dan juga mengerti tanggung jawab membantu orang lain.

“Kalau sudah mengapresiasi uang sendiri, tentu nantinya juga mengerti bahwa selain menolong diri sendiri, penting bagi kita untuk bisa menolong orang lain lebih lama.” Jika sudah paham soal konsep berbagi ini, berarti perempuan harus lebih berhati-hati dan bijak saat akan memberi bantuan finansial pada orang lain.

4. Menabung

“Semua pemboros di luar sana, dari kecil sudah diajari menabung, tetapi tidak diajari berbelanja. Harusnya, menabung itu beriringan dengan berbelanja, berbagi dan menghasilkan uang.”

Hal ini perlu dilakukan agar perempuan tidak hanya tahu pentingnya menabung, tetapi juga bisa lebih dewasa dan bijak saat ingin memakai uang tabungannya suatu saat nanti. Apabila menabung dan berbelanja tidak seimbang, maka keuangan bisa ludes begitu saja tanpa ada hasil yang jelas.

*Sumber: kumparan.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pendidikan, kesehatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more