17:00 . Ekspedisi Buat 25 Jalur Panjat, Mahipal Buka Peluang Wisata   |   16:00 . Kasus Kekerasan Perempuan di Tuban Menurun   |   15:00 . Masyarakat Tuban Mulai Sadar Pentingnya Pakai Masker   |   12:00 . Pangdam Brawijaya: Berapa Pun Jumlah Personel Dibutuhkan, TNI Siap   |   09:00 . La Nina, Waspada Cuaca Buruk di Perairan Tuban-Lamongan   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   19:00 . Pangdam V Brawijaya Instruksikan Seluruh Babinsa Jadi Garda Depan Kampanye 3M   |   18:00 . Sruduk Truk, Dump Truk Oleng Lalu Hantam Pemotor   |   16:00 . Rapat Paripurna, Wabup Sampaikan Soal Langkah Ekonomi 2021   |   14:00 . Perkuat Koordinasi, Pangdam dan Bupati Resmikan Pos Koramil Grabagan Jadi Koramil   |   13:00 . Tegakkan Disiplin Prokes, Aparat Gabungan di Tuban Gencarkan Operasi Yustisi   |   12:00 . Tuban Masuk Zona Kuning, Tetap Disiplin Prokes   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   20:00 . Tukang Becak Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tingkatan Ekonomi Nelayan, Pertamina EP Latih Kelompok Usaha Perempuan   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 04 March 2020 06:00

Pasar Baru Tuban Terbakar

Polisi Sebut 2.000 Kios dan 600 Los Terbakar

Polisi Sebut 2.000 Kios dan 600 Los Terbakar

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menyebut sedikitnya  2.000 kios dan 600 los di Pasar Baru Tuban yang terbakar. Petugas kepolisian akan memastikan tidak ada titik api lagi, bekerjasama dengan petugas pemadam kebakaran.

"Ada 2000 kios dan 600 los yang terdata terbakar," terang Kapolres Ruruh di lokasi, Rabu (4/3/2020).

Di tengah pasar, lanjut Ruruh ada satu titik yang di pasang garis polisi. Diduga kuat titik tersebut jadi sumber api yang menyebabkan kebakaran hebat di Pasar Baru.

"Setelah ini tim labfor Polda Jatim akan ke lokasi kebakaran untuk melakukan investigasi," imbuhnya.

Pantauan di lokasi, hingga pukul 08.18 Wib masih melakukan pembasahan terhadap titik-titik yang diduga masih ada bara api. Kepulan asap berwarna putih masih menyelimuti kondisi pasar yang terbakar sejak pukul 21.00 Wib pada Selasa (3/3/2020) tersebut.

Dua mobil pemadam kebakaran setelah mengisi air, langsung standby di depan gerbang masuk pasar di Jalan Gajah Mada itu. Separuh petugas pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) nampak bergantian menyemprotkan air ke titik bara api.

"Anak-anak masih semangat dan pagi ini masih lakukan pembasahan," terang salah satu petugas BPBD, Edi Prawoto di lokasi kepada blokTuban.com.

Sementara itu, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di depan gerbang masuk lokasi untuk menghalau warga yang penasaran dengan proses pembasahan. [ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pasartuban, terbakar, pasarterbakar, pasarbarutuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more