18:00 . Harry Susanto Jadi Ketua DPC Gerindra Tuban Gantikan Tri Astuti   |   17:00 . Pohon Tumbang Akibat Hujan Disertai Angin Tutupi Akses Jalan Jatirogo-Bulu   |   16:00 . Pemkab Tuban Belum Miliki Data Kemitraan UMKM dan Perusahaan   |   15:00 . Teror Anjing Liar di Tambakboyo, 13 Ekor Kambing Mati Diterkam   |   14:00 . Kartar Tunas Muda Kedungsoko Tetap Berkarya di Tengah Pandemi   |   13:00 . Keluarga Sepakat Jenazah Dimakamkan Protokol Covid-19   |   12:00 . Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19   |   08:00 . 7 Rumah Sakit Ajukan Plasma Konvalesen di PMI Tuban   |   07:00 . Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak   |   12:00 . Kecelakaan di Pakah-Soko, Pemotor Meninggal, Mobil Pengisi ATM Terbalik   |   11:00 . Jalan Pantura Ditanami Pisang   |   08:00 . Pekerja Industri Mulai Donorkan Plasma Konvalesen di PMI   |   07:00 . Usai Divaksin, Bisakah Penerima Tularkan Covid-19??   |   17:00 . 6 Jenis Pohon Ini Ditanam di Pantai Semilir   |   16:00 . Tak Segan Putus Kontrak Supplier Jika Pasok Beras BPNT Jelek   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pasar Baru Tuban Terbakar

Gawat...Api Terus Membesar

bloktuban.com | Tuesday, 03 March 2020 23:27

Gawat...Api Terus Membesar

Reporter: Nidya Marfis

blokTuban.com - Gawat! kobaran api di Pasar Baru Tuban terus membesar. Informasi awal, api yang terlihat berada di bagian tengah pasar, kini terus meluas sampai ke bagian loket. Bahkan terus menjalar sampai di bagian barat dan belakang pasar.

"Bagian belakang pasar juga mulai terlihat ada api," jelas Jito (42), seorang warga asal Tasikmadu, Kecamatan Palang, di lokasi kejadian.

Informasi terbakarnya Pasar Baru Tuban sudah meluas. Beberapa warga yang berada di area perkotaan terlihat ikut memadati area kebakaran. Sebagian membantu pedagang mengevakuasi barang dagangan, dan juga ikut membantu melakukan pemadaman meski dengan perlengkapan seadanya.

Bupati Tuban, Fathul Huda, dan jajarannya terlihat meninjau ke lokasi kebakaran. Ketika ditemui awak media, Fathul Huda mengatakan masih akan mengkaji pasca musibah kebakaran. Dia jelaskan, Pemkab perlu melakukan diskusi dengan pedagang untuk langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Termasuk kemungkinan mendirikan kios darurat setelah kebakaran bisa ditangani.

"Kalau di evakuasi kemana kita belum punya alternatif, nanti kita musyawarahkan bersama. Pedagang belum tentu umpama disiapkan ke tempat lahan yang lain" kata Huda.

Pantauan blokTuban.com sampai jam 23:00, sejumlah petugas dengan mobil pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api. Meski begitu si jago merah belum bisa dijinakkan, bahkan terus meluas ke bagian pasar yang lain. Bantuan pemadaman dari beberapa pihak pun terus didatangkan.

"Masih terus berkobar, api sudah semakin dekat kios saya" kata Siska (18), anak salah seorang pedagang prancangan Pasar Baru Tuban. [nid/dy]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

 



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more