13:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit di Widang   |   12:00 . Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Kotak Amal Musala dan Masjid   |   11:00 . Tak Pakai Masker, 7 Pemuda Diberi Sanksi Sosial   |   10:00 . Uji Coba New Normal, Kesiapan Objek Wisata Terpantau di Raport   |   17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . ´╗┐Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 28 February 2020 11:00

Digerebek Petugas Tiga Kali, Nenek Ini Tetap Jual Miras Dekat Tempat Ibadah

Digerebek Petugas Tiga Kali, Nenek Ini Tetap Jual Miras Dekat Tempat Ibadah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Seorang nenek di Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Tuban bernama Titik Supingi (69) terbilang tak punya rasa kapok menjual minuman miras jenis arak, anggur merah, dan anggur kolesom.

Tiga kali rumah sekaligus warungnya di tepi jalan digerebek petugas gabungan, masih saja menemukan barang bukti miras. Razia pertama pada 5 Desember 2019, dan kedua pada 19 Februari 2020.

Sementara penggerebekan ketiga kali dilakukan petugas Satpol PP, TNI, dan Polri pada Kamis (27/2/2020) pagi. Letak rumah nenek penjual miras ini dekat dengan tempat ibadah.

Sejak kedatangan petugas, si nenek duduk di kursi bangku panjang. Pengakuannya kepada petugas, kalau tidak ada miras yang disembunyikan. Justru petugas diancam oleh nenek jika dia bisa meninggal karena takut.

Sembari memberi edukasi ke nenek untuk tak menjual miras lagi, petugas lainnya dengan detail mencari miras. Di samping rumah, petugas menemukan arak yang disinyalir sudah ada yang memesan.

Total barang bukti miras yang disita petugas ada delapan botol, terdiri empat botol arak tutup merah, dua botol anggur merah, dan dua botol anggur kolesom.

"Sudah tiga kali nenek ini dirazia tapi tidak mau dipanggil ke kantor," terang  Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tuban, Joko Herlambang kepada blokTuban.com usai razia.

Berdasar laporan dari masyarakat, warung milik nenek Supingi terus beroperasi setelah razia. Dari situlah petugas mendatangi menegakkan Perda yang berlaku di Bumi Wali. [ali/ ]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : miras, grebek miras, warung penjulan miras



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more