15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 27 February 2020 08:00

Pertamina Mulai Bayar Lahan untuk Kilang, Pengamat: Kesempatan Warga Melipatgandakan Aset

Pertamina Mulai Bayar Lahan untuk Kilang, Pengamat: Kesempatan Warga Melipatgandakan Aset

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pengamat ekonomi Universitas Airlangga, Imron Mawardi menyikapi pembayaran terhadap lahan warga Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Penggantian lahan warga yang besarnya jauh melebihi NOJP tersebut, diharapkan bisa mengatrol kesejahteraan warga.

Antara lain, karena uang yang mereka terima dari Pertamina bisa dipakai untuk membeli lahan lain yang jauh lebih luas. “Ini peluang warga untuk melipatgandakan aset mereka. Kesejahteraan warga juga bisa meningkat,” terang Imron ketika dihubungi dari Tuban, Rabu (26/2/2020).

Sejak pekan lalu, Pertamina telah membayar kepada warga atas lahan mereka yang akan dipergunakan sebagai lokasi kilang. Pada tahap pertama, pembayaran dilakukan untuk mengganti 20 bidang lahan di Desa Wadung dan Sumurgeneng. Sedangkan tahap kedua, pembayaran dilakukan untuk mengganti 47 bidang lahan warga Desa Sumurgeneng.

Begitupun Imron mengingatkan, agar warga bijak dalam mengelola uang yang diterima. Paling penting, begitu menerima uang, warga harus segera berinvestasi di sektor riil.

Caranya, dengan segera membeli lahan baru yang nilainya lebih rendah dibandingkan lahan lama. Dengan begitu, mereka bisa memiliki lahan yang jauh lebih luas dibandingkan lahan semula.

“Contohnya, jika semula memiliki lahan 100 area, maka dengan uang itu warga harusnya bisa mendapatkan 200 hingga 300 area di tempat baru. Minimal seluas lahan yang dijual,” imbuhnya.

Sikap bijak dalam mengelola uang hasil pelepasan lahan untuk kilang, menurut Imron sangat krusial. Karena jika salah mengelola, justru bisa menjerumuskan warga.

“Ini wajib diingat. Langkah pertama itu tadi, harus segera membeli lahan baru yang luasnya melebihi lahan lama. Sisanya bisa dipergunakan untuk membeli barang-barang untuk menggerakkan produksi mereka. Hindarkan membeli barang konsumtif, seperti mobil dan sepeda motor,” urainya.

Imron mengingatkan, banyak contoh kurang baik tentang pengelolaan keuangan yang tidak tepat tersebut. Misalnya nelayan di daerah pantai, mengapa banyak yang miskin? Yang jelas, lanjut Imron, bukan karena pendapatan mereka rendah.

“Ketika memperoleh ikan dengan harga bagus, nelayan justru konsumtif. Mereka juga terbiasa tidak memiliki cadangan di bulan-bulan kering. Akibatnya barang-barang yang dibeli harus dijual kembali untuk menutupi kebutuhan saat nelayan sulit mendapat ikan,” jelas Imron.

Berkaca dari berbagai pengalaman itulah, Imron menekankan warga Jenu Tuban untuk berhati-hati. Jika warga bijak, maka aset dan tingkat kesejahteraan mereka akan meningkat. “Dengan cara ini, warga Tuban bisa memperbaiki kehidupan mereka,” tandasnya. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kilang tuban, pertamina, lahan, ganti rugi



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more