15:00 . Desa Rahayu Terima Paket Bantuan dari Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field   |   12:00 . Penundaan Pilkada, KPU Tuban Masih Tunggu Surat Resmi   |   11:00 . Pemkab Tuban Lakukan Penyemprotan di Jalan Protokol   |   10:00 . Protokol Isolasi Mandiri   |   09:00 . Diisukan Positif Corona, Dokter RSNU Tuban Baru PDP   |   08:00 . Diduga Terpleset Saat Cari Ikan, Pemuda Ini Ditemukan Meninggal di Sungai   |   07:00 . Kehabisan Masker Sekali Pakai, Bolehkah Pakaikan Anak Masker Kain?   |   18:00 . Fauzan Fuadi Menilai Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati   |   17:00 . Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   16:00 . Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Terjebur Ke Dalam Sungai   |   14:00 . 60 Persen Pendonor Absen, Stok Darah Trombosit di PMI Kosong   |   13:00 . Gerindra Berikan Masker dan Hand Sanitizer untuk RSUD Koesma   |   12:00 . Cegah Penyebaran Corona, Pemdes dan Warga Kebomlati Gotong Royong Semprot Fasum   |   11:00 . Terapkan Physical Ditancing, Perpustakaan Tutup Layanan   |   08:00 . Tanggapi Cuitan Guru Honorer, Dispendik Harap Sabar dan Pengertian   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 26 February 2020 21:00

Tega, Residivis Ini Jebloskan Anaknya Ke Penjara

Tega, Residivis Ini Jebloskan Anaknya Ke Penjara

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Soliqin alias Tamijo (50), seorang residivis asal Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban ini tega menjebloskan anaknya ke penjara. 

Soliqin kembali ditangkap polisi bersama sang anak bernama Choirul Ibad (21) atas kasus pencurian handpone milik M. Lutfi Anshori warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com, kejadian pencurian itu terjadi pada (7/12/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Saat itu korban mengetahui, handpone jenis Samsung, tablet, laptop serta uang senilai Rp4 juta yang ditaruh di dalam rumahnya hilang. Kemudian korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Setelah mendapatkan laporan adanya pencurian tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. 

Setelah dilakukan penyelidikan sekitar 2 bulan, akhirnya polisi mendapati informasi bahwa handpone milik korban berada di tangan Choirul Ibad. Selanjutnya, polisi menangkap Choirul Ibad selaku penadah beserta Barang Bukti (BB) untuk penyidikan lebih lanjut. 

"Dari pengakuannya, dia (Choirul Ibad)  mendapatkan handpone itu dari ayahnya bernama Tamijo," terang Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat Konferensi Pers, Rabu (26/2/2020).

Selanjutnya, polisi melakukan pengejaran terhadap Soliqin alias Tamijo seoramh residivis dan berhasil ditangkap di Kenjeran Kota Surabaya. "Saat di introgasi, Tamijo mengaku mendapatkan handpone dari seseorang bernama Sujud," jelas Kapolres.

Sementara itu, Soliqin mengungkapkan nekat melakukan aksi pencurian ini lantaran ingin membelikan handpone untuk anaknya yang tidak punya handpone. "Saya ingin membelikan hp untuk anak saya, sehingga hp itu saya kasihkan," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, Soliqin bersama anaknya dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Resedivis, anak, penjara



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more