10:00 . Era Digital Peluang Bisnis dari Rumah Terbuka Lebar   |   09:00 . Telan Biaya Rp15 Miliar, Gedung Baru PN Berstandar Peradilan Modern   |   08:00 . Sidak KPM di Semanding, Ini yang Ditemukan Dinsos   |   07:00 . Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!   |   18:00 . Ramadan, Pertamina Pastikan Energi di Jatimbalinus Aman   |   11:00 . Pemkab Larang Masyarakat Jual Toak, Petasan, dan Lakukan Sweeping   |   10:00 . Sepekan, ASN Bekerja Minimal 32,50 Jam   |   09:00 . Es Cendol Dawet, Minuman Segar Buat Buka Puasa   |   07:00 . Perempuan Stres Berisiko Jantung Koroner dan Berita Kesehatan   |   19:00 . Hilal Terlihat, PBNU Tetapkan Puasa Ramadan Besok   |   17:00 . Ketua Konvoi di Jenu Jadi Tersangka, Polisi: Dia Bawa Sajam   |   16:00 . Seleksi Paskibraka 2021, Wabup Minta Jaga Nama Baik Tuban   |   13:00 . Terkait Larangan Mudik, Polres Tuban Gelar Operasi Keselamatan Semeru Selama Dua Pekan   |   12:00 . Jelang Puasa,┬áTempat Ibadah di Montong Dipercantik   |   11:00 . Pertamina Ingin Produk Batik dan Pupuk Organik Tasikharjo Berkelanjutan   |  
Wed, 14 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tega, Residivis Ini Jebloskan Anaknya Ke Penjara

bloktuban.com | Wednesday, 26 February 2020 21:00

Tega, Residivis Ini Jebloskan Anaknya Ke Penjara

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Soliqin alias Tamijo (50), seorang residivis asal Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban ini tega menjebloskan anaknya ke penjara. 

Soliqin kembali ditangkap polisi bersama sang anak bernama Choirul Ibad (21) atas kasus pencurian handpone milik M. Lutfi Anshori warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com, kejadian pencurian itu terjadi pada (7/12/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Saat itu korban mengetahui, handpone jenis Samsung, tablet, laptop serta uang senilai Rp4 juta yang ditaruh di dalam rumahnya hilang. Kemudian korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Setelah mendapatkan laporan adanya pencurian tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. 

Setelah dilakukan penyelidikan sekitar 2 bulan, akhirnya polisi mendapati informasi bahwa handpone milik korban berada di tangan Choirul Ibad. Selanjutnya, polisi menangkap Choirul Ibad selaku penadah beserta Barang Bukti (BB) untuk penyidikan lebih lanjut. 

"Dari pengakuannya, dia (Choirul Ibad)  mendapatkan handpone itu dari ayahnya bernama Tamijo," terang Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat Konferensi Pers, Rabu (26/2/2020).

Selanjutnya, polisi melakukan pengejaran terhadap Soliqin alias Tamijo seoramh residivis dan berhasil ditangkap di Kenjeran Kota Surabaya. "Saat di introgasi, Tamijo mengaku mendapatkan handpone dari seseorang bernama Sujud," jelas Kapolres.

Sementara itu, Soliqin mengungkapkan nekat melakukan aksi pencurian ini lantaran ingin membelikan handpone untuk anaknya yang tidak punya handpone. "Saya ingin membelikan hp untuk anak saya, sehingga hp itu saya kasihkan," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, Soliqin bersama anaknya dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Resedivis, anak, penjara



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more