18:00 . Bangkitkan Semangat Teater, Komunitas Teater Tuban Gelar Pementasan   |   17:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   16:00 . Pemkab Tuban Raih Opini WTP dari BPK   |   15:00 . Pemkab Pertahankan LPPD Kemendagri   |   11:00 . Nasi Pindang Bungkus Daun Jati Khas Pesisir   |   10:00 . Razia Warung, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Arak dan Anggur Kolesom   |   09:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |   08:00 . Margaluyu 151 Merapat ke Setia Negara   |   07:00 . 9 Cara Terbaik untuk Kontrol Kemarahan   |   20:00 . Begini Proses Evakuasi Jenazah Tukang Becak Yang Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tukang Becak Asal Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Mendadak   |   18:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |   17:00 . Pantai Panduri Tasikharjo Dibuka, Pertamina Harapkan Masyarakat Berdaya   |   16:00 . Waspada Potensi Hujan Lebat Pekan Depan   |   09:00 . Jam Malam di Tuban Ditiadakan, Hiburan Masih Alot?   |  
Mon, 19 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 24 February 2020 14:00

Musim Penghujan, Harga Bawang Merah Merosot

Musim Penghujan, Harga Bawang Merah Merosot

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com -  Musim penghujan yang intens datang pada bulan Februari 2020 ini, memberi dampak tersendiri bagi para petani bawang merah di Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko.

Pasalnya, tanaman bawang yang ditanam hingga proses panen, mengalami pertumbuhan kurang maksimal sehingga berpengaruh pada harga jual produk dari petani ke pasaran pedagangaupun pengepul.

"Hanya laku Rp 1.500 saja Mas per kilo, soalnya panenan bawang merah kali ini ukurannya kecil. Kalau yang super per Kg Rp 9.000. Harganya merosot," keluh Bambang, petani bawang merah di Dusun Maner, Desa Sumurcinde, Senin (24/2/2020).

Alhasil, warga petani setempat yang menanam bawang merah pun dibuat kecil hati. Dari harga jual normal, yakni Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per Kg, kini turun drastis dibawah 10% harga normalnya.

"Ya mau bagaimana lagi. Waktu ngasih pupuk kemarin, hasilnya nihil. Begitu mupuk, malamnya kena hujan deras. Tanaman ya rusak, nggak bisa maksimal pertumbuhannya," jelasnya lagi.

Hal serupa juga dipaparkan oleh Abidin. Ia mengaku bahwa tanaman bawang merah warga sekitarnya memiliki pertumbuhan daun yang terlalu cepat. Bahkan, bagian daun roboh dan membusuk, namum perkembangan biji belum begitu maksimal.

"Nggak begutu banyak yang tanam, hanya beberapa yang sudah berpengalaman dan cukup modal. Karena memang resikonya tinggi," kata lelaki yang juga sebagai Kepala Dusun di Desa Sumurcinde itu. [feb/ito].

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : harga, bawang, tuban, soko



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more