10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   12:00 . Bupati Huda Uji Coba MPP dan Launching ADM   |   11:00 . JaDI Resmi Daftar Pemantau Pemilu di KPU Tuban   |   09:00 . Bupati Tuban Resmikan Pasar Rakyat Kenduruan   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   15:00 . Bawaslu dan KPU Akui Kampanye Virtual di Pilkada Tuban Nihil   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 19 February 2020 14:00

Sudah Dibuka, Baru Satu Orang Mendaftar PPS

Sudah Dibuka, Baru Satu Orang Mendaftar PPS


Reporter: Nidya Marfis H.

blok Tuban.com - Rekrutmen PPS yang sudah dibuka sejak kemarin, Selasa(18/2/2020) sampai Senin (24/2/2020) nanti. Di Kecamatan Tuban dan di Kecamatan Semanding baru ada satu pelamar.

 Kasi pemerintahan, Kecamatan Semanding, Tolikan mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru menerima satu pelamar untuk anggota PPS.

"Baru ada satu warga asal Kelurahan Karang yang mendaftar PPS,"ungkap Tolikan. Rabu,(19/2/2020).

Hal senada juga diutarakan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Tuban, Witono menjelaskan, baru ada satu warga yang mendaftar menjadi anggota PPS. "Hingga saat ini, baru ada satu warga beliau mendaftar langsung ke KPU,"ujarnya.

Ia menambahkan, sepinya peminat untuk menjadi anggota PPS kemungkinan disebabkan, rasa trauma pada Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif tahun lalu yang memakan waktu cukup lama saat penghitungan surat suara.

"Kemungkinan pada takut kalau nantinya hari H akan lama seperti pemilu legislatif tahun lalu, padahal ini kan beda,"imbuhnya.

Sementara itu, Divisi sosialisasi pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM, KPU Tuban, Zakiyatul Munawaroh mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih merekap jumlah pendaftar anggota PPS. Apabila sampai batas yang ditentukan kuota untuk anggota PPS di Kabupaten Tuban belum tercukupi pihaknya akan melakukan penambahan waktu selama tiga hari.

"Kalau kuotanya belum tercukupi akan ada penambahan selama 3 hari ke depan,"tutupnya.

Perlu diketahui, untuk Pemilu Bupati dan wakil Bupati Tuban pada tahun 2020 ini, di setiap desa dibutuhkan tiga orang anggota PPS. [nid/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : PPS, tuban, kpu, pilkada



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more