07:00 . Cara Sederhana Meningkatkan Kekebalan Tubuh   |   16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 19 February 2020 11:00

Imam Muhlis, Napi Teroris Asal Bima Bebas

Imam Muhlis, Napi Teroris Asal Bima Bebas

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Imam Muhlis (29) satu-satunya narapidana kasus terorisme yang menghuni Lapas kelas IIB Tuban akhirnya bisa menghirup udara bebas, Rabu (19/2/2020). Setelah menjalani masa pidana selama 4 tahun Imam Muhlis langsung diterbangkan menuju kampung halamannya di Bima, NTB.

Kepala Lapas Kelas IIB Tuban Siswarno mengatakan, instansi yang dipimpinnya telah berkoordinasi dengan Pusat dan dengan pihak terkait seperti Kepolisian, Kejaksaan, Kodim dan BIN.

“Dari pihak terkait sangat memberikan dukungan kepada kami dengan datang dan menjemput Imam Muhlis untuk mengantarkan pulang ke Bima,” tuturnya.

Siswarno berharap, setelah bebas napi kasus teroris tersebut tidak mengulangi perbuatannya dan menjadi masyarakat yang berguna untuk bangsa dan negara.

“Selama menjalani pidana yang bersangkutan berkelakuan baik dan tidak pernah melawan petugas,” ujar alumnus Akademi Ilmu Pemasyarakatan ini.

Sementara itu Imam Muhlis mengatakan, setelah bebas akan berwirausaha dengan cara dagang. Dia meminta maaf jika selama menjalani masa pidananya di Lapas Tuban mempunyai salah.

“Pihak Lapas memperhatikan saya karena saya tidak pernah dikunjungi keluarga saya dari Bima,” jelasnya.

Imam Muhlis mejalani masa pidana terhitung sejak tanggal 19 februari 2016, dengan masa pidana 4 tahun. Sebelum ditahan di Lapas Tuban, dia pernah juga ditahan di Rutan Mako Brimob Jakarta. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : napi, kasus terorisme, mantan teroris, imam muhlas



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more