19:00 . LPI BAS Gelar Parenting Online, Siap Melaksanakan Normalisasi Baru Pembelajaran   |   18:00 . Ratusan Tenaga Kesehatan Dituntut Tunjukkan Inovasi dan Prestasi Kerja   |   17:00 . Cegah Corona, Pesantren Diberi Hand Sprayer dan Pembersih Lantai   |   16:00 . Lupa Mematikan Setrika, Sebuah Rumah di Jalan Patimura Terbakar   |   15:00 . Lebih Hemat, Ribuan Nelayan Tuban Gunakan Konverter Kit BBG   |   14:00 . Produksi Pati Garut, Bisnis Rumahan Beromset Jutaan   |   13:00 . Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal   |   12:00 . Bersama DPR RI, Pemerintah Kampanyekan Gemarikan di Tuban   |   11:00 . Jangan Sepelekan, Ini Manfaat Gemar Makan Ikan Versi DPR RI   |   10:00 . Intip Aksi Dalang Cilik Wayang Kulit   |   09:00 . Wisata Air Terjun Nglirip Masih Tutup   |   08:00 . Terima Kasih Sahabat Pertamina   |   07:00 . 5 Tes Kesehatan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Menikah   |   17:00 . Puskesmas Singgahan Tutup Sementara, Karyawan Wajib Isolasi   |   16:00 . Tanggapi Dua Pasangan Rival, PKB: Semakin Ringan untuk Menang   |  
Sun, 09 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 13 February 2020 14:00

Pria ini Pukuli Tetangganya Pakai Besi Karena Diintip Saat di Ranjang

Pria ini Pukuli Tetangganya Pakai Besi Karena Diintip Saat di Ranjang

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - SK (30), pengantin baru asal Desa Wolutengah, Kecamatan, Kerek, Kabupaten Tuban harus mendekam di sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuban setelah hasil persidangan pria tersebut divonis empat bulan penjara.

Dalam persidangan itu, SK terbukti bersalah lantaran telah melakukan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri, Wahyudi hingga mengakibatkan luka pada bagian kening.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com, kasus itu berawal saat SK sedang berhubungan badan dengan istrinya yang baru satu bulan menikah. Lalu, saat melakukan hubungan itu kondisi cendela kamar terbuka dan kamar dalam keadaan terang.

Selanjutnya, Wahyudi yang baru saja pulang dari ronda dan melintasi rumah SK mengetahui cendela itu terbuka sehingga mengintipnya saat melakukan hubungan suami istri, Senin (28/10/2020), sekitar pukul 22.00 WIB.

Sk yang mengetahui Wahyudi ngintip, kemudian mengejarnya dan memukul Wahyudi menggunakan pipa besi hingga tiga kali dan mengakibatkan luka pada bagian kepala.

Tak terima dengan perlakuan SK, Wahyudi kemudian melaporkannya ke pihak polisi hingga berujung pada penetapan tersangka terhadap SK.

"SK ditetapkan tersangka oleh polisi, sekarang sudah divonis bersalah dengan pidana empat bulan. Dia tidak terima diintip Wahyudi," kata Humas Pengadilan Negeri Tuban, Donovan Akbar Kusuma Buwono, Kamis (13/2/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan karena melakukan pemukulan terhadap korban. Vonis pengadilan lebih ringan jika dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum yaitu enam bulan penjara.

Dengan jatuhnya vonis tersebut, maka terdakwa akan menghirup udara bebas pada 30 Februari mendatang. Sebab, vonis dikurangi masa tahanan sejak 30 Oktober lalu. "Vonis dikurangi masa tahanan, sudah ditahan di Lapas Tuban," tukas Donovan.[hud/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pengantin, baru, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more