15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 12 February 2020 20:00

Tahun 2019, Angka Kekerasan Perempuan-Anak Menurun

Tahun 2019, Angka Kekerasan Perempuan-Anak Menurun

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Berdasarkan data dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Tuban sepanjang tahun 2019 ada 73 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun 2018 lalu. 

Kepala Bidang (Kabid) PPA, Anfujatin mengatakan, pada tahun 2019 sepanjang bulan Januari hingga Desember angka kekerasan terhadap perempuan dan anak berjumlah 73 kasus, angka tersebut mengalami penurunan dari tahun 2018 lalu yang berjumlah 104 kasus.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak angka kekerasan mengalami penurunan," ungkap Anfujatin.

Ia menjelaskan, hal tersebut juga mempenggaruhi peringkat kekerasan terhadap perempuan dan anak  Tuban berdasarkan urutan peringkat di Jatim. Pada tahun 2018 lalu Kabupaten Tuban berada di peringkat ketiga dengan jumlah kekerasan terbanyak se -Jatim, tahun 2019 pada bulan November Tuban mengalami penurunan menjadi ke sembilan. 

"Pada bulan November 2019, Tuban ada diurutan ke sembilan, semoga akan selalu mengalami penurunan," ujarnya.

Ia menambahkan, hal tersebut tak lepas dari peran Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak yang ada di 42 desa dari 20 kecamatan se - Kabupaten Tuban dengan jumlah 95 personel. 

"InsyaAllah, tahun ini akan ada di seluruh desa," tandasnya. [nid/col]




* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Kekerasan, perempuan, Anak



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more