18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Gaji 15.500 Karyawan Anak Usaha Semen Indonesia Mau Disetarakan UMK Tuban

bloktuban.com | Wednesday, 12 February 2020 12:00

Gaji 15.500 Karyawan Anak Usaha Semen Indonesia Mau Disetarakan UMK Tuban

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Seratusan lebih anggota Federasi Serikat Karyawan Anak Perusahaan Semen Indonesia (FSKAP-SI) berunjuk rasa di kantor PT. Semen Indonesia pabrik Tuban, Rabu (12/2/2020).

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada manajemen. Yakni mendesak manajemen PT. SI untuk mengevaluasi kebijakan yang merugikan anak perusahaan, afiliasi, dan penunjang yang berdampak terhadap 15.500 pekerja.

Mendesak PT. SI untuk mengubah TOR atau kerangka acuan kerja PT. SI yang merugikan pekerja. Meminta manajemen PT. SI untuk menyentralisasi perusahaan penyedia jasa pekerja (ppjp) yang punya kompetensi dalam pengelolaan tenaga kerja.

Sekaligus mendesak manajemen PT. SI untuk kontrak kerja kepada anak perusahaan, afiliasi dan penunjang sesuai dengan gred gaji pekerja yang rata-rata bekerja 25-26 tahun yang tidak lagi ukurannya UMĶ dan UMP serta memberi kesempatan kerja seluas-luasnya pada warga terdampak.

"Kebijakan SI yang berbasis lingkungan telah diingkari. Kami serikat pekerja 90 persen berasal dari lingkungan perusahaan, jika dikepras tentunya akan jadi persoalan besar," terang Kusmen Ketua Serikat Pekerja di Tuban saat diwawancarai blokTuban.com di gedung Pemkab Tuban.

Kusmen juga mengingatkan jika kebijakan berdampak pada 15.500 pekerja, tentu akan berpengaruh pada produksi perusahaan. SI harus ingat sudah menjadi holding, dan yang mengerjakan anak usaha semua.

Serikat pekerja juga menolak kebijakan penyamaan gaji dengan UMK Tuban, karena sistem gajinya sudah pakai golongan. Jika ini diterapkan sama halnya dengan rasionalisasi.

"Kalau sampai rasionalisasi akan terjadi PHK besar-besaran," tegas politisi PDIP Tuban.

Di kantor SI pabrik Tuban, massa ditemui Senior Manager of Public Relation & CSR PT Semen Indonesia, Setiawan Prasetyo. Setiawan menerima berkas tuntutan dan berjanji menyampaikannya ke manajemen pusat.

Demo berlanjut ke kantor DPRD Tuban. Ditemui Sujarno Kepala bagian umum sekretariat DPRD Tuban, karena 50 anggota dewan sedang Kunjungan Kerja (Kunker). Salah satunya di Kendari.

Sama halnya Setiawan, Sujarwo juga menerima berkas tuntutan FSKAP-SI. Massa dijanjikan bertemu Ketua DPRD Miyadi setelah rapat paripurna pada Jumat (14/2/2020). Peluang bertemu masih 50:50.

Pergerakan massa berlanjut ke Kantor Bupati Tuban. Ditemui Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP dan Naker) Tuban, Wadiono bersama pejabat Pemkab lain di ruang Aryo Tejo.

"Massa datang ke kami minta dukungan untuk disampaikan ke Kementrian BUMN karena merupakan induk dari SI. Pemkab mendukung tuntutan massa maupun kebijakan SI jika sesuai regulasi," janji mantan penegak Perda di Satpol PP Tuban ini.

Ditambahkan Wadiono, jika kebijakan SI mengurangi hak para pekerja anak usahanya jelas melanggar regulasi. Senyampang tuntutan FSKAP-SI sesuai regulasi, pasti Pemkab dukung.

Reporter blokTuban.com kemudian mencoba mengkonfirmasi Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono. Pesan yang dikirimkan sejak pukul 12.24 Wib belum dibaca. [ali/ito]

Tag : semen, indonesia, umk, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more