13:00 . 2 Dari 13 Petugas Haji Asal Tuban Yang Ikut Pelatihan Di Surabaya Menjadi PDP   |   12:00 . 10 Ruangan Klinik Surya Medika Pakah Disiapkan untuk Isolasi   |   11:00 . Jangan Panik, Begini Cara Penyembuhan Corona   |   10:00 . Ada Warga yang Dirugikan Koperasi, Begini Sikap Jojo Komisi Hukum DPRD   |   09:00 . PDP Meninggal, Tes Swab Keluar 2 Hari Lagi   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Tuban Per 6 April   |   07:00 . Dear Ladies, Ini 5 Hal yang Paling Ditakuti Laki-laki saat Menjalin Komitmen   |   06:00 . Dirawat 10 Hari, PDP Asal Semanding Meninggal   |   16:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Bagikan Alat Penagkal Covid-19   |   15:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Memberikan Alat Protokol Kesehatan   |   13:00 . Desa Harus Siap Karantina Pemudik   |   12:00 . Kehilangan Pekerjaan Diganti Sembako Murah   |   11:00 . Anggota DPRD Bantu Tekan Penyebaran Corona   |   10:00 . Korbankan Bahan Tas dan Kaos untuk Masker   |   09:00 . Peduli Disabilitas, Tri Astuti Serahkan Bantuan Masker dan Sembako Ke Markas ORBIT   |  
Tue, 07 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 11 February 2020 07:00

Mari Pahami, Stunting Tak Sama dengan Kerdil

Mari Pahami, Stunting Tak Sama dengan Kerdil

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Stunting atau masalah gizi kronis menjadi perhatian serius di Indonesia. Namun, masih ada kesalahpahaman di masyarakat bahwa stunting sama dengan kerdil. Padahal, keduanya tidaklah sama.

"Stunting bukan kerdil. Stunting adalah gagal tumbuh, sedangkan kerdil lebih kepada faktor biologis."

Hal itu diungkapkan oleh Outreach Coordinator 1000 Days Fund, Valerie Krisni seusai media gathering di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, 1000 Days Fund sekaligus menyampaikan capaian penyebaran 12.000 poster tinggi badan ke 22 pulau di Indonesia.

Stunting didefinisikan sebagai kondisi gagal tumbuh dan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari lingkungan, kebersihan, hingga kecukupan nutrisi anak di seribu hari pertama kehidupan.

Sementara kerdil (dwarfisme) atau perawakan pendek lebih disebabkan oleh faktor keturunan atau hormon.

Pemberitaan Kompas.com edisi 18 Maret 2019 menyebutkan, anak-anak dwarfisme pada umumnya memiliki orangtua yang juga pendek.

Mengetahui anak stunting

Meski begitu, cara termudah mengetahui apakah seorang anak mengalami stunting adalah dengan pendekatan pengukuran tinggi.

Kepala Badan Litbang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan, dr. Siswanto, MPH, DTM menjelaskan, seorang anak disebut stunting, jika tinggi badan anak menurut usianya minus 2 standar deviasi (-2SD).

Sedangkan cara lainnya adalah dengan pendekatan kombinasi atau mempertimbangkan pula perkembangan anak secara klinis.
Namun, cara ini dianggap lebih rumit terutama jika diterapkan di daerah-daerah.

Sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menetapkan persentase sebagai patokan, yakni 20 persen. Sedangkan prevalensi stunting di Indonesia per Oktober 2019 berada di angka 27,67 persen.

"Sehingga kalau suatu negara stunting balitanya sudah di bawah 20 persen, berarti sudah bukan public health problem," kata Siswanto.

Stunting memengaruhi pertumbuhan otak seorang anak. Oleh karena itu, selain tinggi badan ada pula hal-hal lain yang bisa diperhatikan. Di antaranya lewat IQ point anak serta kondisi kesehatannya.

"Kalau sudah agak besar sering sakit, karena pas masa kecil organ kurang bertumbuh dengan baik, nanti pas sudah dewasa juga lebih riskan terkena penyakit yang tidak menular. Misalnya diabetes, karena ginjal tidak berfungsi dengan baik, tidak berkembang secara optimal," kata Valerie Krisni.

*Sumber: kompas.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pendidikan, kesehatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more