14:00 . Anggota DPRD di Tuban Mengecat Lubang Jalan yang Bahayakan Pengendara   |   13:00 . Unirow Tuban Peringkat 154 dari 2.136 Perguruan Tinggi se-Indonesia   |   12:00 . Hindari Tumpahan Kalsium di Jalur Pantura, Pengendara Motor Jatuh   |   10:00 . Inilah Kriteria Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   17:00 . KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih   |   11:00 . Terapkan Sistem Tiket, Rumah Persinggahan Gelar Pameran Seni Rupa   |   10:00 . Satgas Covid-19 Tuban Minta Warga Batalkan Gelar Acara Hiburan   |   09:00 . Pencarian Korb4n H4nyut di Sungai Avur Desa Cendoro   |   08:00 . Hilang 3 Hari, Korban Hanyut Avour Suru Terapung di Jembatan Glodok   |   07:00 . Bantu Menstruasi Lebih lancar, Konsumsilah 5 Makanan Ini Secara Teratur   |   17:00 . Tinjau Tanggul Embung Jebol di Plumpang, BPBD: Penanganan Darurat Akan Dilakukan   |   15:00 . Perubahan Tata Ruang Wilayah Picu Banjir di Tuban   |   14:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   13:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

HPN 2020

Ini Pesan Ahli Hukum Soal Kemerdekaan Pers

bloktuban.com | Friday, 07 February 2020 20:00

Ini Pesan Ahli Hukum Soal Kemerdekaan Pers

 

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Di hari pertama Kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 telah terselenggara diskusi Publik KUHP Dalam Perspektif Kemerdekaan Pers. Pada kesempatan tersebut, ahli hukum, Bagir Manan mengingatkan insan pers agar tidak terlalu menikmati kemerdekaan pers, sehingga lupa mengisi substansi kontennya.

Menurut Bagir, wartawan dan media massa dilarang terlena dengan UU 40/1999 tentang Kemerdekaan Pers. Soalnya dalam UU itu, tidak pernah diatur secara jelas hukum pers.

"Seolah-olah jika wartawan dan pers akan diatur oleh hukum, maka wartawan acapkali bangga berlindung di UU Pers yang menyebutkan pers sepenuhnya pengaturan pers oleh pers sendiri. Padahal jika tanpa ada UU pers akan terjadi "kebebasan" menggunakan kekuasaannya. Padahal kekuasaan tanpa batas itu cenderung korup," kata Bagir, dalam diskusi Publik KUHP Dalam Perspektif Kemerdekaan Pers, di Hotel Aria Barito, Jumat (7/2/2019).

Lebih lanjut, Bagir menyebut, ada dua hal penting yang berkaitan dengan kemerdekaan pers. Pertama, perluasan cakupan tindak pidana yang dapat dikenakan pada pers dan kedua ancaman pidana yang lebih berat. 

"Tidak jarang kita kehilangan kemerdekaan pers karena terlalu menikmatinya dan lupa memperjuangkan dan memeliharanya," ujar mantan Ketua Dewan Pers. 

Dalam telaahnya, Bagir mencatat ada  19 pasal di KUHP yang dapat menjerat pers ke ranah pidana dari hasil publikasinya yang terkait informasi kepada masyarakat. Semua pasal itu, kata dia, adalah peninggalan zaman Belanda yang bersifat pasal karet (haatzai artikelen). 

"Walau sebetulnya tidak ada pers delik, namun pers itu rawan terseret kasus pidana sebab tidak ada batasan yang jelas. Mulur mungkret pasal-pasal itu kan bisa ditafsirkan macam-macam. Misalnya pasal-pasal tentang, penyiaran berita bohong, Peniadaan dan Penggantian Ideologi Pancasila,  Kehormatan, Harkat dan Martabat Kepala Negara dan Wakil Kepala Negara," ulas mantan Ketua MA ini panjang lebar. 

Bagir menyarankan pers menjaga kemerdekaannya sendiri. Selain itu ia juga mengeluarkan empat pesan penting kepada insan pers.

"Pers harus sadar sebagai pranata publik. Kedua, pers menjunjung tinggi etika. Ketiga, perluasan wawasan wartawan agar pers dapat menjadi agen pembangunan, mata publik, pengawas dan public Avant Garde. Keempat, pers harus memiliki hati nurani," pungkasnya. [rof/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Hpn, diskusi, hukum



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more