12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |   22:00 . Bupati: Tak Perlu Sabotase Truk Pupuk Subsidi, Stok Cukup   |   21:00 . DPRD Setujui Rancangan APBD 2021 Capai Rp2,4 Triliun   |   20:00 . Jadwal Uji Coba KBM SMP dan MTs Tunggu Izin Gugus Tugas   |   19:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   18:00 . Penerima Jaring Pengaman Sosial Diminta Patuhi 3M   |   17:00 . Pakai Masker di Pantai Semilir, Kapolsek Jenu Hadiahi Sego Pindang   |   16:30 . Dipandu CEO BMG Webinar Konferwil AMSI Berlangsung Gayeng   |   16:00 . AMSI Jatim Salurkan Vitamin dan APD untuk Nakes RSSA Malang   |   15:00 . Gubernur Khofifah akan Buka Konferwil AMSI Jatim di Kota Batu   |   14:00 . Webinar AMSI Jatim: Memahami Aspek Ekonomi Platform Digital   |   13:00 . AMSI-EMCL Serahkan APD di RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 07 February 2020 19:00

Gempa Tuban September 2019, Pemicu Tanggul Ambles

Gempa Tuban September 2019, Pemicu Tanggul Ambles

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Bupati Tuban, Fathul Huda pada Jumat (7/2/2020) siang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) tanggul ambles di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang.

Didampingi Dandim 0811, Letkol Inf Vialia Romadon, Kepala Bappeda Choliq Qunnasich, Kalaksa BPBD, Kadis PUPR, Kadis PRKP, Forkopimka Plumpang, Pemdes, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Kedatangan Bupati kedua kali disambut beberapa warga sekitar tanggul. Dilanjutkan paparan dari BBWS terkait fenomena amblesnya tanggul, setelah diurug berkali-kali.

"Patahan di tanggul ini bisa disebabkan gempa di Tuban 2019 silam. Kemungkinannya kecil, dan intinya disini ada fenomena geologi karena setelah diperbaiki turun lagi," tutur PPK OP wilayah hilir BBWS Bengawan Solo, Anton kepada blokTuban.com.

Pemicu ini disampaikan Anton kepada Bupati Huda. Patahan tanggul yang terjadi di Plumpang ini, juga terjadi di Gresik, Lamongan, Bojonegoro, hingga Tuban. Kondisi tanah patah seperti dipotong setelah gempa 22 September tahun lalu.

"Tidak longsor tanggulnya tapi patah," tegas Anton.

Sementara ini upaya perbaikan tanggul, BBWS melakukan penimbunan dan menambah sak berisi tanah di belakang tanggul. Sak tersebut sebagai pertahanan terakhir kekuatan tanggul sungai terpanjang di Pulau Jawa.

Sembari menunggu penanganan darurat, Anton berterimakasih kepada Pemkab dan masyarakat yang ikut serta melakukan penimbunan.

Tim Geologi BBWS dari Solo saat ini juga sedang perjalanan menuju ke Plumpang. Tim akan melalukan penyeledikan dan hasilnya untuk menentukan kontruksi apa yang sesuai untuk penanganan tanggul disini.

Soal target penanganan, Anton belum berani menyebut harinya. Karena target ini tergantung hasil penyelidikan tim geologi. Hasilnya akan dianalisa, kemudian dibuat desain baru diaplikasi di lapangan.

"Tapi kita berharap tidak sampai satu dua bulan. Penanganan akan jalan setelah lab tanah disini. Diharapkan bertahan sampai ada pembuatan tanggul permanen," bebernya.

Sementara Bupati Huda mengaku telah mengirimkan surat kepada pusat, untuk penanganan darurat semi permanen. Harapan Pemkab disini segera dibangun tanggul permanen, dan semoga respon Pusat tidak lebih dari 15 hari.

"Kalau lebih dari itu tentu kita semua panik," sambung Bupati dua periode itu.

Pertama kali tanggul ambles diketahui terjadi pada akhir September 2019. Tepatnya di Desa Sembungrejo Plumpang , tanggul ambles dengan panjang retakan 70 meter, dan kedalaman 60 Centimeter.

Pada 2 Oktober 2019, tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah melakukan upaya jojoh telo pada titik rekahan sepanjang 70 meter dan kedalaman 60 centimeter.

Akhir bulan Oktober 2019, rekahan tanggul makin lebar dan berbahaya. Prakiraan warga, panjang kerusakan tanggul kurang lebih 110 meter.

Perbaikan tanggul ini merupakan sharing antara Pemkab dan BBWS beserta tenaga warga Plumpang. Sementara ini dana awal yang telah tersedot sebanyak Rp143 juta. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Tanggul, ambles, gempa



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more