19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Sun, 26 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Inovasi Sistem Reklamasi, Semen Indonesia Lakukan Penelitian Bareng Unirow

bloktuban.com | Tuesday, 04 February 2020 08:00

Inovasi Sistem Reklamasi, Semen Indonesia Lakukan Penelitian Bareng Unirow

Reporter: Nur Muharrom

blokTuban.com - Dalam kegiatan operasionalnya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selalu memperhatikan keberlangsungan alam atau lingkungan. Sehingga perusahaan semen milik Negara ini selalu melakukan berbagai inovasi untuk memperbaiki alam agara lebih baik setelah kegiatan operasionalnya.

Salah satu inovasi yang dilakukan perusahaan plat merah itu menggandeng Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban untuk melakukan kajian dan penelitian terkait reklamsi lahan bekas tambang.

“Kita bareng dengan Unirow Tuban melakukan kajian dan penelitian dalam inovasi reklamsi lahan bahan bekas tambang batu kapur,” terang Manager of Land Reclamation Semen Indonesia, Eko Purnomo.

Menurutnya, yang melatarbelakangi inovasi ini adalah keterbatasannya top soil atau tanah pucuk di area tambang batu kapur. Metode teknis reklamasi yang biasa sudah dilakukan Semen Indonesia ialah dengan melakukan penebaran tanah pucuk atau top soil dengan ketebalan 30 cm. “Metode ini membutuhkan volume top soil yang banyak dan biaya yang besar,” umgkapnya.

Kemudian, lanjut Eko mengatakan, Unirow bersama tim reklamasi Semen Indonesia Pabrik Tuban melakukan inovasi reklamasi sistem alur. Selain itu, juga melakukan kajian dan penelitian yang komprehensif terkait efektifitas dan efisiensi tenis reklamasi sistem alur ini di lahan pasca tambang batu kapur Semen Indonesia.

“Inovasi teknis reklamasi sistem alur ini dengan membuat lubang tanam berbentuk alur memanjang seperti paritan dengan dimensi tertentu. Diharapkan sistem alur akan menghemat top soil sebesar 70 % dibanding  metode konvensional tanpa mengurangi tingkat keberhasilan reklamasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Eko mengatakan, visi Semen Indonesia sebagai pioneer dalam melakukan teknis reklamasi sistem alur ini dan dapat menjadi best practice bagi pelaku usaha pertambangan di Indonesia khususnya di bidang pertambangan batu kapur yang bisa menjawab tantangan keterbatasan top soil dan  solusi efisiensi biaya reklamasi.

“Semoga apa yang kita lakukan bersama akademisi ini dapat membuat Semen Indonesia jauh lebih baik lagi dalam mengelola lahan pasca tambang, dan itu komitmen kami,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Unirow Tuban, Supriana Dian Nurtjahyani menuturkan, bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Semen Indonesia sudah sejak 2018 lalu. Berbagai kegiatan dilaksanakan perguruan tinggi terbesar di Tuban tersebut dengan perusahaan semen milik Negara.

“Kita pernah melakukan pembuatan pupuk organik, juga pernah melakukan analisis unsur hara dan top soil yang ada di lokasi pasca tambang, analisis vegetasi tanaman, dan berbagai program lainnya pernah dilakukan dengan Semen Indonesia” terang Profesor Mikrobiologi tersebut.

Menurutnya, untuk tahun 2020 ini Unirow melakukan penelitian dan observasi pada lahan batu kapur pasca tambang Semen Indonesia seluas kurang lebih 8 hektare. Pada lahan tersebut akan dilakukan reklamasi dengan sistem alur dengan tanaman pohon jati dan rimba campuran.

“Kegiatan ini kita lakukan untuk inovasi cara yang paling efektif dalam reklamasi lahan pasca tambang batu kapur. Selain itu, juga sebagai media pembelajaran bagi para mahasiswa,” pungkasnya. [rom]

Tag : semen indonesia, unirow, tambang, pasca tambang, tanah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more