10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   12:00 . Bupati Huda Uji Coba MPP dan Launching ADM   |   11:00 . JaDI Resmi Daftar Pemantau Pemilu di KPU Tuban   |   09:00 . Bupati Tuban Resmikan Pasar Rakyat Kenduruan   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   15:00 . Bawaslu dan KPU Akui Kampanye Virtual di Pilkada Tuban Nihil   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 29 January 2020 13:00

Pengusaha Tambang Ancam Tak Setor Upeti ke Daerah

Pengusaha Tambang Ancam Tak Setor Upeti ke Daerah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Maraknya tambang batu gamping yang belum berijin atau ilegal di Kabupaten Tuban, mengancam turunnya pendapatan daerah galian C. Kacaunya harga batu gamping di pasar, membuat pengusaha tambang lokal yang berijin malas untuk setor upeti ke daerah.

"Saya sangat keberatan ada kenaikan pajak yang sampai 300 persen," tutur pengusaha tambang lokal, Tabri kepada blokTuban.com disela sidak gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPPKAD, dan Satpol PP, Rabu (29/1/2020).

Tabri yang memulai usaha tambang sejak 2002 ini, mengaku kuwalahan jika harus bersaing harga dengan pengusaha tambang ilegal. Karena dirinya taat membayar pajak, sedangkan pesaing bisnisnya tak bayar upeti.

Kalau kondisi di lapangan (marak tambang ilegal) seperti ini, dirinya akan menjual batu gamping di bawah harga standart. Dengan konsekuensi tak ada lagi pajak yang disetor ke pemkab.

"Banyak tidaknya tambang ilegal saya tak tahu. Ya begini ini kondisi di lapangan," imbuh pemilik UD. Sion tambang Niana.

Kerja di tambang kata Tabri beresiko tinggi. Tanah yang hendak digalinya harus beli. Berbeda dengan pemilik lain yang tak berijin, puluhan tahun bisa bebas mengeruk batu gamping dari tanah negara.

Setiap bulannya, dirinya membayar pajak ke daerah kisaran 40 sampai 50 juta rupiah per bulan. Jumlah setoran itu dari tambangnya dengan luasan 3 sampai 4 hektare yang terletak di perbatasan Desa Menyuyur Grabagan.

"Pajak itu sebelum ada kenaikan. Setelah dinaikkan saya belum sampai bayar, karena belum ada sosialisasi," tegasnya.

Dijelaskan kenaikan pajak ini berlaku September 2019 lalu. Selama ini pihaknya mengkalim taat pajak dan tidak pernah telat.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pendapatan Pajak Daerah Lainnya dan Dana Perimbangan DPPKAD Tuban, Syamsul Arifin mengaku telah menyosialisasikan kepada seluruh pengusaha tambang diwilayahnya.

"Iya ada kenaikan pajak setelah ada keputusan Gubernur per 9 September 2019, tentang standart harga pasar sebagai perhitungan pajak mineral bukan logam," sambungnya.

Untuk beberapa jenis pajak mineral bukan logam memang ada kenaikan, mulai batu gamping, clay, dan pasir kuarsa. Secara otomatis di tahun 2020 ini ada target kenaikan pajak yang ditetapkan oleh pemkab. "Di APBD tertulis 180 miliar rupiah," tutupnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : tambang, tuban, daerah



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more