07:00 . Cara Alami Mengatasi Nyeri Lambung GERD   |   18:00 . Forum Biker Tuban Tambal dan Beri Tanda Jalan Pantura yang Berlubang   |   17:00 . Diringi Jidoran dan Reog, Bacabup dan Bacawabup ini Datangi Kantor KPU Tuban   |   16:00 . Setiajit Hadiri Pelantikan HKTI Tuban   |   15:00 . Panwascam Rengel Sukses Penuhi Kuota Perekrutan Panwaslu Desa   |   14:00 . Tanggul Jebol Pucangan Mulai Diperbaiki   |   13:00 . Banjir Bandang 3 Jam Bunuh Ternak Warga   |   12:00 . Dispendik Keluarkan Surat Edaran Waspada Penculikan Anak   |   11:00 . JLS Tuban 2020, Pemenang Lelang Tak Ada Problem dengan Lahan   |   10:00 . Setelah Avour Suru, Bendungan Suci di Palang Ikut Jebol   |   09:00 . Ancaman Banjir, Tanggul Jebol di Kecamatan Palang Belum Tertangani   |   08:00 . Ketemu Kaum Milenial Setiajit Disambati Jalan Rusak dan Sulitnya Pekerjaan   |   07:00 . Serangan Jantung Tiba-Tiba Kerap Tidak Diketahui Penderita   |   12:00 . Sabtu-Minggu, KPU Tuban Tetap Layani Pendaftar PPS   |   11:00 . Penuhi Permintaan Pertamina, Kilang TPPI Produksi Pertadex Lebih Cepat   |  
Mon, 24 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 27 January 2020 08:00

Warga Montong Ditemukan Meninggal dengan Luka Sayatan

Warga Montong Ditemukan Meninggal dengan Luka Sayatan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Desa Manjung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban geger. Sebab, salah satunya warganya ditemukan meninggal dunia dengan kondisi berlumuran darah dan ususnya terburai, Senin (27/1/2020) pagi.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com menyebutkan, korban diketahui bernama Suryani (57) warga setempat. Mayat korban ditemukan berlumuran darah pertama kali oleh Mustofa, adik kandung korban sekitar pukul 03.30 WIB pagi.

Kepala Desa Manjung, Sri Andayani mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia oleh adik kandungnya yang tinggal serumah dengan korban. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tergeletak di dapur.

"Korban ditemukan oleh adik kandungya sudah dalam kondisi tergeletak, lalu adik korban ini keluar rumah dan meminta tolong kepada tetangga," terang Sri Andayani.

Baca juga: Temukan Pisau Didekat Mayat Korban, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Selanjutnya, Kades mendatangi TKP dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Montong.

"Saya mendapat kabar dari RT lalu datang ke lokasi dan menghubungi Polsek," tandasnya.

Kades menambahkan, berdasarkan pengakuan keluarga korban, sebelum ditemukan meninggal dunia, sekitar pukul 22.00 WIB korban masih menonton TV seperti hari-hari biasanya. 

Pantauan blokTuban.com, tim medis dan tim Inafis Polres Tuban yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan Olah TKP. Kemudian, mayat korban dibawa ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk proses identifikasi lebih lanjut.[hud/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : mayat, lukasayat, polisi, kriminal



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more