15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 27 January 2020 13:00

Temukan Pisau Didekat Mayat Korban, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Temukan Pisau Didekat Mayat Korban, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Jajaran Kepolisian Polres Tuban menemukan sebilah pisau dapur saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) meninggalnya warga Desa Manjung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Senin (27/1/2020).

Pisau tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi mayat korban yang tergeletak berlumuran darah, dengan usus terburai di dapur rumahnya sendiri.

"Yang jelas di TKP kita menemukan pisau," terang Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat berada di lokasi kejadian.

Kapolres kelahiran Bojonegoro itu menandaskan, dari hasil pemeriksaan di tubuh korban terdapat dua bekas luka robek yakni di bagian leher dan perut.

Sebelumnya: Warga Montong Ditemukan Meninggal dengan Luka Sayat

"Di tubuh korban ada dua luka robek, yakni dibagian leher dengan panjang kurang lebih 9 cm dan bagian perut hingga ususnya keluar," tandas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Tuban juga menyatakan saat ini masih melakukan proses penyelidikan lebih mendalam untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban.

"Sekarang kita lakukan lidik dan pengembangan lebih mendalam, untuk mengungkap apakah korban ini murni pembunuhan atau lainnya, sehingga bisa diketahui secepatnya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Suryani seorang laki-laki (57) warga Desa Manjung, Kecamatan Montong ditemukan meninggal dunia dengan kondisi berlumuran darah dan usus terburai di dapur rumahnya sendiri.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com dari keterangan sejumlah warga sekitar, korban mempunyai riwayat gangguan kejiwaan.[hud/dy]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pisau, odgj



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more