22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |   13:00 . Pelanggar Protokol Kesehatan Disidang di Tempat   |   12:00 . Suara Nu Diklaim Utuh Ke Pasangan Mbak Ana-De Anwar   |   11:00 . Korslenting listrik, Kandang Sapi Terbakar   |   10:00 . 59 Warga Rengel Pilih Bayar Rp100 Ribu   |   09:00 . Berdayakan UMKM, Bupati Tuban Dianugerahi Natamukti   |   08:00 . Hari Ini Kesempatan Terakhir Peserta Tes CPNS Kirim Hasil Rapid Test   |  
Fri, 18 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 27 January 2020 19:00

Kades Sokosari: Padahal Embung Sudah Dipagari

Kades Sokosari: Padahal Embung Sudah Dipagari

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Peristiwa tenggelamnya bocah 12 tahun di Embung Desa Sokosari Kecamatan Soko, menimbulkan banyak tanda tanya bagi sebagian masyarakat.

Pasalnya, embung milik Pemerintah Desa Sokosari yang dicanangkan menjadi sebuah wisata edukasi, tepatnya agrowisata buah dan sayur itu, sampai bisa dimasuki dengan bebas oleh anak-anak. Padahal, kedalamannya pun cukup mencengangkan. Yakni sampai 5 meteran.

Kepala Desa (Kades) Sokosari, Edi Purnomo ketika dikonfirmasi blokTuban.com terkait peristiwa yang memakan korban jiwa itu mengaku, bahwa pihaknya tak pernah menduga jika peristiwa itu bakal terjadi.

"Padahal sudah jelas, sudah ada pagar pembatas. Jadi ya nggak boleh sembarangan masuk, apalagi mandi dan renang," katanya kepada blokTuban.com, Senin (27/1/2020).

Rasa prihatin juga disampaikan oleh Kades. Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, pihaknya bakal memperketat keamanan lokasi embung yang sudah mulai dipugar dan ditata sedemikian rupa sejak 1 tahun terakhir.

"Dipasang pagar penuh, biar gak sampai terulang. Kami juga sudah koordinasi dengan Camat soal itu," tandasnya.

Sementara itu, di titik lokasi embung yang pagi tadi sempat ramai atas peristiwa tenggelamnya seorang murid kelas 6 dasar, saat ini telah terpasang garis polisi pada bagian pintu gerbang. Kepolisian Sektor (Polres) Soko juga mengamankan seragam sekolah yang digunakan korban sebelum mandi dan tenggelam di embung. [feb/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Tenggelam, soko, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more