13:00 . Pelanggar Protokol Kesehatan Disidang di Tempat   |   12:00 . Suara Nu Diklaim Utuh Ke Pasangan Mbak Ana-De Anwar   |   11:00 . Korslenting listrik, Kandang Sapi Terbakar   |   10:00 . 59 Warga Rengel Pilih Bayar Rp100 Ribu   |   09:00 . Berdayakan UMKM, Bupati Tuban Dianugerahi Natamukti   |   08:00 . Hari Ini Kesempatan Terakhir Peserta Tes CPNS Kirim Hasil Rapid Test   |   07:00 . Ikuti 3 Tips Ini untuk Mengusir Mood Kamu yang Buruk   |   19:00 . Tumpukan Tongkol Jagung di Dekat Pemukiman Warga Terbakar   |   18:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati   |   17:00 . Permudah Akses Energi ke Pelosok, Pertashop Hadir Tingkatkan Ekonomi Desa   |   16:00 . Kekeringan, Dua Desa di Montong Didroping Air Bersih   |   15:30 . Masterplan Transportasi Tuban Dilelang   |   15:00 . Perawat Terpapar Corona, Puskesmas Plumpang Ditutup   |   14:00 . Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Palang Rusak   |   13:00 . Hujan Lebat, Sebuah Pohon Tumbang   |  
Fri, 18 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 20 January 2020 07:00

5 Kebiasaan Baik yang Sering Dianggap Masalah dalam Hubungan

5 Kebiasaan Baik yang Sering Dianggap Masalah dalam Hubungan

Reporter: -

blokTuban.com - Ada kalanya kita merasa ada beberapa kebiasaan buruk dalam hubungan dan berusaha menghentikannya.

Padahal sebenarnya, kebiasaan tersebut sebenarnya justru membuat hidup dan hubungan kita menjadi lebih baik.

Tidak ada paksaan untuk tetap menjalani hubungan jika kita tidak bahagia, namun kita perlu menemukan batasan tipis antara hubungan yang 'beracun' dan sesuatu yang sebenarnya dapat ditoleransi.

Berikut lima kebiasaan dalam hubungan yang sering dianggap sebagai masalah.

1. Sesekali melupakan konflik

Banyak orang berfokus menyelesaikan setiap argumen dalam hubungan, namun terkadang lebih sehat untuk melupakannya.

Sejumlah konflik mungkin tidak dapat diselesaikan dan memperjuangkan hal itu hanya memerburuk kondisi.

Perlu diingat, tidak semua konflik layak diperjuangkan, apalagi jika itu hanya masalah sepele. Menghindari konflik tersebut bisa jadi lebih baik demi menyelamatkan hubungan.

2. Tertarik pada orang lain

Ingin tertarik dengan pasangan sepanjang waktu sangat tidak mungkin secara biologis. Kita harus menerima bahwa kita bisa saja merasa tertarik pada orang lain, dan itu bukan masalah.

Bukan berarti kita tidak cinta lagi dengan pasangan, melainkan hanya bentuk kekaguman kita kepada orang lain.

Tindakan yang berdasarkan ketertarikan atau kesukaan ada di tangan kita, dan setiap tindakan kita tentu memiliki konsekuensi, entah itu menjaga atau menghancurkan hubungan. Karena bagaimanapun daya tarik sebagian besar bersifat sementara, dan cinta itu nyata.

3. Menghabiskan waktu sendiri

Selama apapun kamu menjalin hubungan, kamu tetap perlu memiliki waktu untuk diri sendiri atau me time.

Menghabiskan waktu bersama pasangan memang penting, tapi bergerak maju dalam hidup dan memenuhi impian diri sendiri juga sama pentingnya.

Berikan ruang dalam suatu hubungan, karena itu justru akan menguatkan ikatan.

Menghabiskan waktu secara terpisah selama beberapa waktu juga membuat masing-masing individu memperoleh kembali "percikan" yang hilang.

4. Menerima kelemahan satu sama lain

Tidak ada di dunia ini yang sempurna, dan begitu kita menerima kelemahan satu sama lain, semakin kuat hubungan itu.
Kita perlu menyukai dan menerima seperti apa pasangan kita, lalu ambil keputusan apakah kita ingin benar-benar bersamanya atau tidak.

5. Tidak sengaja menyakiti

Ada waktu di mana kita melakukan sesuatu yang orang lain tidak suka atau merasa sakit karena itu, begitu pula sebaliknya.

Intinya adalah kita tidak berpura-pura bahagia dan mengungkapkan secara jujur jika kita terluka.

*Sumber: kompas.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pendidikan, kesehatan, asmara



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more