07:00 . Tak Hanya Buat Masak, Kayu Manis Ternyata Bisa Menutrisi Rambut   |   00:00 . Kades Berharap Sahabat Pertamina Berlanjut dan Ditingkatkan   |   23:00 . Sinkronisasi Program Sahabat Pertamina, Hadirkan 3 Desa di WIlayah Operasi   |   17:00 . SIG Pasok Beton untuk Konstruksi Lantai Industri   |   16:00 . Pemkab Bantu Air Bersih Tiga Desa di Parengan   |   15:00 . Hadirkan Tiga Paslon, PWI Tuban Gelar Diskusi Politik Pilkada Disiarkan Live Streaming   |   14:00 . EGM Pertamina Cek Layanan MyPertamina di SPBU   |   12:00 . FEATURE: Cerita Wali Kota Batu Betapa Lesunya Wisata Saat Covid-19   |   11:00 . Polisi di Tuban Beri Reward Paket Imun Booster Bagi pengendara Yang Tertib Lalulintas   |   10:00 . Aksi Duta Gemarikan Menjaga Cita-cita Anak Pesisir   |   07:00 . Musim Hujan, Waspadai 4 Penyakit Kulit Berikut   |   09:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |  
Tue, 27 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 18 January 2020 17:00

FITRA Jatim: Pemkab Tuban Jangan Berbisnis Internet Desa

FITRA Jatim: Pemkab Tuban Jangan Berbisnis Internet Desa

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - FITRA Jawa Timur menyayangkan adanya dugaan intervensi yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (Dipemas Desa dan KB) Tuban terhadap Pemerintah Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak perihal program internet desa.

Koordinator Bidang Advokasi dan Analisis Anggaran Fitra Jatim, Miftahul Huda menegaskan, UU Desa mengamanatkan azas Rekognisi dan subsidiaritas dimana desa berhak untuk mengurus urusan yang diakui menjadi kewenangan desa.

"Termasuk didalam pengelolaan keuangan desa," tutur Miftah kepada reporter blokTuban.com, Sabtu (18/1/2020).

Sebelumnya: Tarif Mahal, BPD Pongpongan Anggap Pemkab Paksa Desa Langganan Internet Icon Plus

Miftah menilai salah kalau Dipemas Desa dan KB selaku Pembina Desa mewakili Bupati memaksakan bahwa desa harus membiayai Anggaran yang sudah ditentukan nominalnya dan vendornya. Kalau itu dilakukan, sama artinya dengan Pemkab Tuban sedang berbisnis internet desa.

"Ini namanya pemerintah daerah sedang berbisnis. Seharusnya Dipemas cukup mengawal out putnya saja, seperti berjalannya Siskudes, Siak, DTKS maupun web desa," pintanya.

Diberitakan sebelumnya, setelah menyimpulkan manfaat program internet icon plus ini tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, maka Desa Pongpongan pada tahun anggaran 2020 ini, telah bersepakat untuk berhenti dari langganan internet mahal ini.

Pleno Pemdes dan BPD menyepakati re alokasi anggaran internet ini untuk mendukung biaya pendidikan bagi 150 siswa miskin di desa. Namun sayang sekali, pada saat rancangan APBDes Desa Pongpongan dikonsultasikan ke dispemas pada 15 Januari 2020, pihak Dipemas Tuban menolak mentah-mentah keputusan tersebut dan memaksa desa untuk tetap menganggarkan icon plus dalam APBDes 2020.

"Lagi-lagi Dispemas Tuban beralasan bahwa program massal internet ini dirancang untuk mendorong implementasi penyelenggaraan pemerintahan desa yang cepat, praktis, dan transparan," sambung Ketua BPD Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Aji Dahlan.

Kepala Dipemas Desa dan KB Tuban, Nur Jannah menjelaskan selaku kepala dinas baru akan segera mempelajari dan menindaklanjuti aspirasi BPD Pongpongan bersama tim Dipemas yang membidangi.

"Aku masih mempelajari kegiatan di intansi baru, belum sampai ke sana," tutup mantan Kepala Dinas Sosial Tuban ini. [ali/dy]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : internetdesa



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more