09:00 . DPP Gerindra Pastikan Belum Panggil Tri Astuti   |   08:00 . Tujuh Kontraktor Diblacklist   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   19:00 . Rekom DPP PDIP Untuk Calon Bupati Tuban Belum Keluar   |   17:00 . Tahun 2019, Total 141,02 Hektare Padi Diajukan Klaim AUTP   |   16:00 . BPBD Berikan Bantuan Material Bangunan di Desa Pucangan   |   15:00 . Pilihan Vape: Antara Pod dan Mod   |   14:00 . Sudah Dibuka, Baru Satu Orang Mendaftar PPS   |   13:00 . Air Terjun Nglirip Saat Banjir Buat Wisatawan Berkurang   |   12:00 . Ketua DPC Gerindra Tuban Beri Keterangan ke DPP Soal Status Warga Kehormatan Bacabup   |   11:00 . Imam Muhlis, Napi Teroris Asal Bima Bebas   |   10:00 . Berikut Ini Persyaratan Anggota PPS   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Eks Koramil Merakurak Terbakar   |   08:00 . Hujan 2 Jam, Tuban Banjir   |   07:00 . 4 Probiotik yang Bermanfaat untuk Kesehatan Anak   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 17 January 2020 11:00

Tertangkap, Maling Handpone di Cafe, Kaki Didor Polisi

Tertangkap, Maling Handpone di Cafe, Kaki Didor Polisi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Aan Pujianto (44), seorang residivis asal Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabapaten Tuban, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan peluru timah panas, lantaran hendak kabur saat akan ditangkap.

Aan ditangkap setelah melakukan aksi pencurian Handpone Oppo milik Naryadi (40), warga Jatirogo di salah satu Cafe dan Resto Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, pada (8/12/2019) lalu.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengungkapkan, pelaku yang merupakan residivis ini melancarkan aksinya di sebuah Cafe dan Resto pada dini hari. Modusnya, pelaku mencari barang berharga milik korbannya yang saat itu tertidur pulas.

"Modus pelaku ini mencari Handpone atau barang berharga milik calon korbannya yang saat itu sedang tidur," terang Kapolres Tuban, Jumat (17/1/2020).

Dia mengungkapkan, kejadian pencurian Handpond itu dilakukan oleh pelaku pada tanggal 8 Desember 2019 lalu. Kemudian, Tim Jatanras Satreskrim yang mendapatkan laporan itu langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk meminta keterangan korban dan para saksi.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas medapatkan informasi bahwa Handpone korban telah dijual ke konter. Kemudian petugas menelusuri asal usul Handpone tersebut dan didapati ternyata Handpone itu berasal dari pelaku warga Kaligede.

"Kemudian petugas melakukan penyergapan. Namun saat akan ditangkap pelaku berusaha melarikan diri ke arah hutan dan petugas memberikan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan sehingga terpaksa pelaku ditembak di bagian kaki," tandasnya.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) motor Vario, Hp Oppo beserta Dosbooknya. Guna untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 Ayat 1 KE 3E KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : maling, handphone, pencuri, hp



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more