13:00 . Pelanggar Protokol Kesehatan Disidang di Tempat   |   12:00 . Suara Nu Diklaim Utuh Ke Pasangan Mbak Ana-De Anwar   |   11:00 . Korslenting listrik, Kandang Sapi Terbakar   |   10:00 . 59 Warga Rengel Pilih Bayar Rp100 Ribu   |   09:00 . Berdayakan UMKM, Bupati Tuban Dianugerahi Natamukti   |   08:00 . Hari Ini Kesempatan Terakhir Peserta Tes CPNS Kirim Hasil Rapid Test   |   07:00 . Ikuti 3 Tips Ini untuk Mengusir Mood Kamu yang Buruk   |   19:00 . Tumpukan Tongkol Jagung di Dekat Pemukiman Warga Terbakar   |   18:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati   |   17:00 . Permudah Akses Energi ke Pelosok, Pertashop Hadir Tingkatkan Ekonomi Desa   |   16:00 . Kekeringan, Dua Desa di Montong Didroping Air Bersih   |   15:30 . Masterplan Transportasi Tuban Dilelang   |   15:00 . Perawat Terpapar Corona, Puskesmas Plumpang Ditutup   |   14:00 . Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Palang Rusak   |   13:00 . Hujan Lebat, Sebuah Pohon Tumbang   |  
Fri, 18 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 17 January 2020 16:00

Kecelakaan Maut MPU vs Trailer

Polisi Tetapkan Sopir MPU Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir MPU Jadi Tersangka

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kepolisian Polres Tuban resmi menetapkan Abdul Salim (33) sopir Mobil Penumpang Umum (MPU) sebagai tersangka atas kejadian Kecalakaan Lalulintas (Lakalantas) maut di Jalan Raya Tuban-Bancar Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Rabu (15/1/2020) lalu.

Pria asal Dusun Sruki, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar ini resmi ditetapkan tersangka karena melangdlgar lalulintas saat mengemudi, sehingga mengakibatkan kecelakaan hingga mengakibatkan tiga orang penumpang MPU meninggal dunia dan belasan luka-luka.

"Kita sudah tetapkan sopir MPU sebagai tersangka," kata Kasatlantas Polres Tuban, AKP Ricky Tri Dharma saat di Mapolres setempat, Jumat (17/1/2020).

Dia menambahkan, penetapan sopir MPU sebagai tersangka tersebut setelah polisi mengantongi sejumlah bukti dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa sopir MPU itu salah karena berusaha mendahului kendaraan di depannya dari arah kiri. Padahal undang-undang lalulintas hal itu tidak diperbolehkan. 

"Sopir MPU ini menyalip kendaraan dari kiri, bahkan saat olah TKP mobil MPU ini berjalan di atas tanah bukan di aspal," ungkapnya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kesehatan kepada sopir MPU juga tidak dalam pengaruh obat-obatan terlarang saat insiden kecelakaaan itu terjadi dan sang sopir memang sengaja menyalip kendaraan dari arah kiri. 

"Kalau hasil pemeriksaan medis sopir tidak dalam pengaruh obat-obatan. Dan selain sopir MPU kami juga memeriksa sopir Truk Trailer yang terlibat kecelakaaan," paparnya.

Sebatas diketahui, kecelakaan maut yang melibatkan antara MPU Tuban-Bulu Nopol S-7019-UE dengan Trailer Nopol B-9156-UEI tersebut dua orang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan satu balita meninggal di RSUD dr. Koesma Tuban.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Sopir, mpu, kecelakaan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more