07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |   19:00 . Diduga Terpleset, Seorang Remaja di Kerek Ditemukan Meninggal di Dasar Waduk   |   18:00 . Menengok Persiapan Wisata Wonosalam Sambut New Normal   |   17:00 . FPKB Dorong Pemkab Beri Perhatikan Khusus ke Pesantren   |   16:00 . Sanksi Sosial Langgar Protokol Kesehatan, Akan Diajak Kubur Pasien Corona   |   15:00 . Libatkan Ormas, Polres Tuban Kembali Salurkan Beras Kepada Warga   |   14:00 . Pertamina GRR Project Tuban Serahkan Satu Unit Ambulance   |   13:00 . 31.418 Usaha Mikro di Tuban Hadapi Kendala Modal dan Pasar   |   12:00 . Pangan Segar dan Olahan di Tuban Masih Rentan Tercemar Rhodamin dan Formalin   |   11:00 . Tips Aman Hindari Udara Panas dan Gerah Saat Kemarau   |   10:00 . Polemik Provider Internet Desa Diungkit di Ruang Paripurna   |   09:00 . Mengaku Tak Sanggup Bayar Gaji, Tuban Tak Bentuk Komisi Informasi   |   08:00 . PDP Baru Tambah 6 Orang, Satu Meninggal   |   07:00 . Dampak Buruk Menghangatkan Makanan Sisa Berkali-kali   |   16:00 . Perda KIP Lindungi Pemohon dan Pemberi Data   |  
Thu, 28 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 17 January 2020 16:00

Kecelakaan Maut MPU vs Trailer

Polisi Tetapkan Sopir MPU Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir MPU Jadi Tersangka

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kepolisian Polres Tuban resmi menetapkan Abdul Salim (33) sopir Mobil Penumpang Umum (MPU) sebagai tersangka atas kejadian Kecalakaan Lalulintas (Lakalantas) maut di Jalan Raya Tuban-Bancar Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Rabu (15/1/2020) lalu.

Pria asal Dusun Sruki, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar ini resmi ditetapkan tersangka karena melangdlgar lalulintas saat mengemudi, sehingga mengakibatkan kecelakaan hingga mengakibatkan tiga orang penumpang MPU meninggal dunia dan belasan luka-luka.

"Kita sudah tetapkan sopir MPU sebagai tersangka," kata Kasatlantas Polres Tuban, AKP Ricky Tri Dharma saat di Mapolres setempat, Jumat (17/1/2020).

Dia menambahkan, penetapan sopir MPU sebagai tersangka tersebut setelah polisi mengantongi sejumlah bukti dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa sopir MPU itu salah karena berusaha mendahului kendaraan di depannya dari arah kiri. Padahal undang-undang lalulintas hal itu tidak diperbolehkan. 

"Sopir MPU ini menyalip kendaraan dari kiri, bahkan saat olah TKP mobil MPU ini berjalan di atas tanah bukan di aspal," ungkapnya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kesehatan kepada sopir MPU juga tidak dalam pengaruh obat-obatan terlarang saat insiden kecelakaaan itu terjadi dan sang sopir memang sengaja menyalip kendaraan dari arah kiri. 

"Kalau hasil pemeriksaan medis sopir tidak dalam pengaruh obat-obatan. Dan selain sopir MPU kami juga memeriksa sopir Truk Trailer yang terlibat kecelakaaan," paparnya.

Sebatas diketahui, kecelakaan maut yang melibatkan antara MPU Tuban-Bulu Nopol S-7019-UE dengan Trailer Nopol B-9156-UEI tersebut dua orang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan satu balita meninggal di RSUD dr. Koesma Tuban.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Sopir, mpu, kecelakaan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more