22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 13 January 2020 11:00

Tanggulangi Hama Ulat, DPKP Tuban Datangkan 3 Ton Pestisida

Tanggulangi Hama Ulat, DPKP Tuban Datangkan 3 Ton Pestisida

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban tengah serius menanggulangi hama Ulat Grayak yang menyerah tanaman jagung milik para petani di wilayah setempat.

Keseriusan penanggulangan hama ulat tersebut dilakukan oleh DPKP Kabupaten Tuban dengan mendatangkan sebanyak 3 ton pestisida atau obat pembasmi ulat dari Dinas Pertanian Pertania dan Ketahanan Provinsi Jawa Timur.

"Kita kemarin melaporkan hama ulat ke dinas provinsi lalu dikirim 3 ton pestisida untuk menanggulangi hama ulat, dan kini sudah tertanggulangi semua," terang Kepala DPKP Kabupaten Tuban, Murtadji saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Selain itu, DPKP juga telah melakukan upaya dengan memberikan penyuluhan setiap hari kepada petani. Bahkan, bersama para petani DPKP juga telah melakukan Gerakan Pengendalian (Gerdal) untuk membasmi hama ulat.

"Kami sudah melakukan upaya penyuluhan, selain itu ada juga petugas POPT-PHP yang khusus menangani terkait hama di masing-masing kecamatan," imbuh mantan Camat Bancar tersebut.

Dia juga mengaku belum mengetahui pasti apa faktor yang menjadi pemicu munculnya hama ulat jagung tersebut. Yang pasti hama ulat itu menyerang tanaman jagung se Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa Tengah dan Jawa Timur ini.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencatat ada 1.787,2 hektar tanaman jagung terserang hama ulat yang menyebar di tujuh kecamatan.

Yakni, Kecamatan Grabagan ada seluas 1.434 hektare, Semanding 54 hektare, Montong 132,2 hektare, Kerek 104 hektare, Jatirogo 26 hektare, Palang ada 6 hektare, serta di Kecamatan Bangilan seluas 31 hektar.[hud/col]




* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Ulat, hama, pestisida



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more