22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 10 January 2020 14:00

Nekat Nambang Pasir di Dekat Tanggul Ambles, Kapolsek Plumpang Naik Pitam

Nekat Nambang Pasir di Dekat Tanggul Ambles, Kapolsek Plumpang Naik Pitam

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kapolsek Plumpang, AKP Budi Frihanto pada Jumat (10/1/2020) pagi naik pitam di sekitar tanggul ambles Sungai Bengawan Solo turut Desa Sembungrejo. Gegaranya ada beberapa orang pekerja yang sengaja mengambil pasir dalam radius 1 Kilometer (Km) titik kritis tanggul.

"Mereka melanggar kesepakatan karena hasil pertemuan waktu lalu 1 Km ke barat dan ke timur dari titik ambles harus steril," tutur Kapolsek Budi di lokasi kerja bakti bersama warga Kecamatan Plumpang.

Kapolsek Budi ke lokasi sekitar pukul 06.30 Wib. Dirinya bersama yang lain bahu membahu membenahi tanggul darurat dengan sesek, bambu dan tanah urug yang dimasukkan karung.

Dari seberang sungai, Budi bersama warga lain melihat aktivitas tambang pasir tradisional. Mereka geram kemudian Kapolsek mengajak Danramil dan BBWS menuju lokasi tambang tersebut.

"Saat ini masih kami peringatkan. Kalau diulangi bakal ditindak tegas. Ini demi keamanan bersama," terangnya.

Diprakirakan aktivitas mengambil pasir kali ini diradius 500 meter. Hasil kesepakatan bersama, radius 1 Km dilarang nambang karena masih proses perbaikan tanggul darurat.

Informasi di lapangan, para pekerja tambang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan untuk perahu yang dipakai milik warga Tuban.

Setelah kondisi ini, para pemilik perahu dan penambang pasir bakal dikumpulkan di Kantor Kecamatan Plumpang untuk diberi pembinaan dan sosialisasi.

Beberapa waktu lalu, Kapolres Tuban bersama BPBD dan TNI melakukan patroli di Sungai Bengawan Solo. Sekaligus memastikan di setiap titik berdiri posko bencana. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : tanggul, tambang pasir



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more