20:00 . Napak Tilas Kisah Dewi Rasawulan, Adik Sunan Kalijaga   |   18:00 . Gotong-Royong Warga Palang Urug Ped Jalan Longsor Akibat Banjir   |   17:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan Korban Longsor   |   16:00 . Awal Tahun, Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Kunker di Kejaksaan, Komisi II Soroti Permasalahan Tukar Guling TKD Purworejo   |   13:00 . Usai Divaksin Pertama, Ketua DPRD Tuban Yakinkan Vaksin Covid Aman   |   12:00 . Tuban Terapkan PPKM, Simak 9 Poin Batasannya   |   11:00 . Ditlantas Polda Jatim Launching Aplikasi 'Mentalku', Tes Psikologi SIM Bisa Lewat Smartphone   |   10:00 . Bupati dan Wakil Bupati Tuban Tak Ikut Divaksin Corona   |   08:00 . DPRD Tuban Umumkan Penetapan Cabup dan Cawabup Terpilih   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   18:00 . Ini 10 Tokoh di Tuban yang Akan Divaksinasi Besok   |   17:00 . 11 Orang Positif Covid-19 Tempati Rumah Dinas Wabup Tuban   |   15:00 . Banyak Lubang di Jalan Pantura Tuban, Relawan Fahmi Fikroni Berikan Tanda   |   12:00 . Curanmor di Kerek Terekam CCTV, Pemilik Motor Beberkan Ciri Pelaku   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tarif Iuran BPJS Naik, 600 Peserta Migrasi Turun Kelas

bloktuban.com | Tuesday, 07 January 2020 09:00

Tarif Iuran BPJS Naik,  600 Peserta Migrasi Turun Kelas

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Pemberlakuan tarif iuran baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi naik  per 1 Januari 2020 kemarin. Hal tersebut, mengakibatkan banyak warga berbondong - bondong pindah kelas.

Kepala Kantor BPJS kesehatan Kabupaten Tuban, Heny Ratnawati mengatakan, sesuai peraturan Perpres nomer 75 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan presiden nomer 82 rahun 2018 mengenai jaminan kesehatan, untuk kelas 1 sebelum Rp 80 ribu kini berubah menjadi Rp 160 ribu. Sedangkan, untuk kelas 2 sebelum  Rp 51 ribu kini menjadi Rp 110 ribu.

"Kelas 3 semula Rp 25.500 ribu,  menjadi Rp 42 ribu,"ungkap Heny, Selasa, (7/1/2020)

Ia menambahkan, pada bulan Desember 2019 lalu tercatat sekitar 600 peserta BPJS Kesehatan telah berpindah kelas.
"Ada yang kelas 1 pindah kelas 2 dan  ada  juga dari kelas 2 pindah kelas 3," ungkapnya.

Lebih lanjut, banyaknya warga yang ingin migrasi turun kelas mengakibatkan banyaknya antrian di kantor pelayanan BPJS kesehatan Tuban. Untuk itu ia menyarankan, apabila masyarakat yang ingin turun kelas dapat melalui aplikasi mobile JKN.

"Proses pindah kelas bisa dilakukan secara online, lebih cepat dan tidak antri," tandasnya.  [nid/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bpjs, kesehatan, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more