19:00 . Disparbudpora Tuban Cek Kesiapan Jelang Pembukaan Bioskop   |   18:00 . Ini Jumlah Disabilitas di Tuban   |   17:00 . BLT Kemensos Diperpanjang, ini Besaran Nominalnya   |   16:00 . 93 Ribu Pelaku Usaha Mikro di Tuban Terdampak Covid-19   |   15:00 . Polres Rumuskan Strategi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi   |   13:00 . Pengawasan Tiga Paket Jalan Lingkar Diperketat   |   11:00 . Wabup Sidak Mall Pelayanan Publik, Layanan Satu Pintu   |   11:00 . Rekom Pilkada Turun, Kang Yudi Undi Hadiah 20 Umroh Gratis   |   10:00 . Gugatan Ditolak, Mantan Kades Sumurgung Siapkan Gugatan Lagi   |   09:00 . Pertamina Siap Distribusikan 35 Ribu Paket Konverter Kit untuk Nelayan & Petani   |   07:00 . Yuk, Lakukan 6 Rutinitas Pagi demi Hari yang Produktif dan Tak Lesu   |   18:00 . Ini Prediksi Gelombang Laut Wilayah Tuban dan Sekitarnya   |   17:00 . AHY Rekomendasikan Lindra-Riyadi Maju Pilkada Tuban   |   14:00 . Jatim Bermasker, Polisi Bagikan 5000 Masker Gratis   |   13:00 . Gerakan Jatim Bermasker, Polisi di Tuban Bagikan 5000 Masker Gratis   |  
Fri, 07 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 07 January 2020 09:00

Tarif Iuran BPJS Naik, 600 Peserta Migrasi Turun Kelas

Tarif Iuran BPJS Naik,  600 Peserta Migrasi Turun Kelas

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Pemberlakuan tarif iuran baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi naik  per 1 Januari 2020 kemarin. Hal tersebut, mengakibatkan banyak warga berbondong - bondong pindah kelas.

Kepala Kantor BPJS kesehatan Kabupaten Tuban, Heny Ratnawati mengatakan, sesuai peraturan Perpres nomer 75 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan presiden nomer 82 rahun 2018 mengenai jaminan kesehatan, untuk kelas 1 sebelum Rp 80 ribu kini berubah menjadi Rp 160 ribu. Sedangkan, untuk kelas 2 sebelum  Rp 51 ribu kini menjadi Rp 110 ribu.

"Kelas 3 semula Rp 25.500 ribu,  menjadi Rp 42 ribu,"ungkap Heny, Selasa, (7/1/2020)

Ia menambahkan, pada bulan Desember 2019 lalu tercatat sekitar 600 peserta BPJS Kesehatan telah berpindah kelas.
"Ada yang kelas 1 pindah kelas 2 dan  ada  juga dari kelas 2 pindah kelas 3," ungkapnya.

Lebih lanjut, banyaknya warga yang ingin migrasi turun kelas mengakibatkan banyaknya antrian di kantor pelayanan BPJS kesehatan Tuban. Untuk itu ia menyarankan, apabila masyarakat yang ingin turun kelas dapat melalui aplikasi mobile JKN.

"Proses pindah kelas bisa dilakukan secara online, lebih cepat dan tidak antri," tandasnya.  [nid/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bpjs, kesehatan, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more