07:00 . Cara Sederhana Meningkatkan Kekebalan Tubuh   |   16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 06 January 2020 12:00

Tutupi Reklame Berbayar, Baliho Bacabup Ditertibkan

Tutupi Reklame Berbayar, Baliho Bacabup Ditertibkan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kepala Kesbangpol Tuban, Didik Purwanto dan Kepala Satpol PP, Heri Muharwanto beserta anggota mencopoti delapan baliho bakal calon bupati di perempatan Jalan Pramuka, Senin (6/1/2020).

Upaya ini menindaklanjuti komplain salah satu perusahaan properti di Tuban yang memasang informasi di papan reklame berbayar. Kurang lebih sebulan reklame berbayar tersebut tertutup baliho bacabup.

Erik, SV Marketing Granada Tuban merasa dirugikan dengan pemasangan baliho berukuran besar itu. Dia telah membayar ke Pemkab selama setahun untuk mempromosikan dagangannya.

"Jika tertutup tentu apa yang kami hasilkan berkurang," keluhnya kepada reporter blokTuban.com.

Erik juga telah berkomunikasi dengan tim sukses tiap bacabup yang memasang baliho. Tapi tak ada respon. Berlanjut komunikasi dengan Kesbangpol dan Satpol PP, dan akhirnya hari ini ada penertiban.

"Kami berterimakasih respon cepat Pemkab menindak baliho tak berbayar itu," katanya.

Kasatpol PP Heri Muharwanto menjelaskan lokasi perempatan Jalan Pramuka tergolong kawasan reklame jadi harus ada ijin. Sementara ini baliho belum berbayar, sehingga ditertibkan dan dibawa ke Kantor Kesbangpol.

"Baru hari ini ditertibkan karena harus koordinasi dengan banyak pihak," sambung Heri.

Pada Jumat pekan depan, seluruh timses dan parpol akan diundang di Kesbangpol untuk mendapat sosialisasi pemasangan baliho bacabup. Untuk area terlarang, asal tidak menempel di pohon penghijauan, tiang telepon/listrik, maupun jembatan.

"Itu sesuai Perda nomor 16 tahun 2014," tegasnya.

Kepala Kesbangpol Didik Purwanto menambahkan, pertemuan Jumat pekan depan juga dalam rangka mengembalikan baliho yang ditertibkan hari ini. Selain timses, parpol, dan bacabup, Kesbangpol juga menghadirkan Satpol PP, Dinas PM PTSP dan Naker serta BPPKAD.

"Kita akan kembalikan baliho ke pemiliknya," terang mantan Camat Tambakboyo ini.[ali/ono]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : balihocabup, tertibkanbaliho, kesbangpol, satpolpp



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more