14:00 . Libur Tahun Baru Imlek, Patung Kong Co Jadi Spot Foto Favorit   |   13:00 . Tahun 2019, Ada 96 Persen Penderita Diabetes yang Ditangani   |   12:00 . Hibur Pengunjung, Klenteng Kwan Sing Bio Beri Pertunjukan Cosplay   |   11:00 . Selama Tahun 2019, Ada 62 ODGJ Dipasung   |   10:00 . Setiap Tahun Tuban Keluarkan Miliaran Rupiah untuk Penuhi Gizi   |   09:00 . Imlek, Diskon 50% Naik Angling ke Klenteng   |   08:00 . Berikut Ini Alur Pendaftaran SIKS-NG   |   07:00 . Bagaimana Mengajarkan Anak bahwa Uang Bukan Jatuh dari Pohon?   |   19:00 . Bawa 10 Ribu Butir Pil Dobel L, Pemuda Asal Palang Diringkus Polisi   |   18:00 . BWI Provinsi Jatim Mediasi Masalah Wakaf di Tuban   |   17:00 . Dewan Pers Proses AMSI Jadi Konstituen Dewan Pers   |   16:00 . Adi Widodo Sikapi Hasil Polling Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban   |   15:00 . Hari Terakhir, Ada 333 Pendaftar PPK   |   14:00 . Jadi Kurir Sabu, Remaja di Tuban Ditangkap Polisi   |   13:00 . Pertamina Siapkan Antisipasi Peningkatan Kebutuhan BBM dan Gas Jelang Imlek   |  
Sat, 25 January 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 27 December 2019 11:00

Warga Panik Air Bengawan Solo Naik, Tanggul Ambles Lagi

Warga Panik Air Bengawan Solo Naik, Tanggul Ambles Lagi

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Warga Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban saat ini panik karena tinggi muka air di Sungai Bengawan Solo bertambah. Naiknya air tersebut ternyata diikuti amblesnya tanggul penahan banjir.

"Sudah lima hari terakhir ambles lagi," kata Sumito warga setempat, Jumat (27/12/2019).

Sumito menjelaskan amblesnya tanggul sungai terpanjang di Pulau Jawa ini sepanjang 100 meter dengan lebar 30 centimeter. Warga berharap ada perbaikan tanggul permanen, supaya tidak terjadi bencana banjir.

Di waktu yang sama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban dan Camat Plumpang, Saefiyudin juga meninjau lokasi.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi (RR) BPBD, Rustami mengatakan perbaikan tanggul berulang kali dilakukan dengan cara mengurug, yang merupaka usaha swadaya masyarakat setempat.

"Terakhir tanggul yang sebelumnya retak dan ambles sudah dibronjong," terang Rustami.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengaw Solo juga mengatakan kondisi tanah lumpur bergerak. Kalau dibronjong saja semakin ambles.

Sementara sampai musim hujan 2019, kondisi retak sudah ditangani dengan tanah pedel. Hasil dari kunjungan Komisi 4 DPRD bersama BBWS perlu kajian untuk membangun tanggul permanen.

"Jika tanggul ini jebol diprediksi ada 3 kecamatan terdampak," terangnya.

Sebelumnya, Ir. Iskianto MT, PLH Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menjelaskan bila tak ada penahan tanah, yang mana air sebenarnya merupakan penahan pada tanggul bantaran, bakal mengancam terjadi longsor.

"Dari BBWS sudah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan masyarakat. Untuk penanganan permanen, harus melalui tahapan kajian teknis dulu. Karena di Plumpang cukup parah," bebernya.

Data BBWS kondisi Sungai Bengawan Solo memiliki 19 titik longsor. Titik longsor kritis ada tiga, salah satunya di Plumpang. Untuk longsor sedang ada 16 titik yang terdata.

Saat kunjungan kerja di  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ketua Komisi 4 DPRD, Tri Astuti berharap ada anggaran dari pusat agar dibangun tanggul permanen di sepanjang Bengawan Solo yang selama ini sering menjadi bencana rutin banjir akibat luapan sungai.

Diketahui, tanggul di Sembungrejo retak pada 15 Oktober 2019, dengan volume longsor sepanjang 70 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Setelah di lakukan pengurukan ternyata terjadi longsor lagi yang semakin parah yaitu kedalaman tiga meter dengan panjang 125 meter. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Tanggul, bengawan



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more