22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 27 December 2019 09:00

Klaim BPJS Terlambat, Direktur RSUD Koesma Hampir Pinjam Uang Bank untuk Gaji Karyawannya

Klaim BPJS Terlambat, Direktur RSUD Koesma Hampir Pinjam Uang Bank untuk Gaji Karyawannya


Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Bulan Juli lalu, 800 karyawan RSUD dr. R. Koesma Tuban hampir tak gajian. Sebab, di kas RS milik pemkab itu tak cukup uang. Penyebabnya, Gegaranya BPJS Kesehatan yang diajukan terlambat ditransfer.

"Hampir saja pinjam bank jika Juli tidak dibayar," kisah Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban Saiful, Jumat (27/12/2019).

Rumah sakit milik yang beroperasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban itu di bawah kepemimpinan Saiful Hadi. RS ini setiap tahun terus berinovasi dan membangun gadung baru untuk meningkatkan pelayanan.

 Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini, menjelaskan setiap bulan klaim BPJS yang diajukan RS mencapai Rp 8 miliar. Rata-rata baru terbayar atau ditransfer dua atau tiga bulan sekali dengan total Rp 16-24 miliar.

Waktu bulan Juli lalu, belum ada klaim yang dibayar sehingga manajemen RS yang yang ditopang APBD ini kelimpungan. Satu-satunya cara cepat dengan meminjam bank, tapi beruntung tak lama kemudian ditransfer.

Sesuai aturan, kata Saiful idealnya klaim BPJS bisa ditransfer H-1 bulan berikutnya. Entah bagaimana mekanismenya, pihak BPJS kesehatan belum bisa rutin membayar setiap bulan.


"Terakhir klaim yang dibayar BPJS pada September 2019. Untuk Oktober-Desember belum," terangnya.


Keterlambatan pembayaran klaim BPJS ini juga ada dendanya. Hitungan sederhananya per Rp 8 miliar dendanya sekitar Rp 150 juta. Jumlah denda dinilai kecil, jika dibandingkan dengan jumlah Rp 8 miliar yang bisa menopang perputaran keuangan RSUD.


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tuban, Heny Ratnawati membenarkan jika ada keterlembatan pembayaran klaim BPJS kesehatan di RSUD Koesma.


"Betul Mas ada keterlembatan. Terakhir klaim ditransfer bulan September," terang  Heny kepada reporter blokTuban.com. [ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : klaimbpjsterlambat, rusudtuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more