19:00 . Dekatkan Layanan Online Sampai Desa   |   18:00 . Arus Balik Idul Adha di Jalur Pantura Tuban Terpantau Lancar   |   17:00 . Khozanah Hidayati Legowo Jika Tak Direkom Sebagai Bacabup   |   16:00 . Masih Tutup, Air Terjun Nglirip Tolak Ribuan Pengunjung   |   15:00 . Jelang Pilkada, Khozanah Hidayati Deklarasi Media Center   |   14:00 . Marka Jalan Belok Kiri Belum Ada, ini Kata Dishub   |   12:00 . Semester 1 2020, SIG Catatkan Kenaikan Laba Bersih 26,3%   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   14:00 . RTH Sekaligus Tempat Konservasi Rusa Mulai Ramai Dikunjungi Warga   |   13:00 . Perbaikan, Jalan Gajahmada Tuban Diberlakukan Satu Arah   |   10:00 . Idul Adha, Berkah Bagi Pengepul Kulit Hewan Kurban   |   07:00 . Bisa Cegah Stroke, Ini Manfaat Lain Bunga Pepaya   |   15:00 . 500 PNS akan Pensiun Tahun 2020, Target BKD 349 Formasi CPNS Terpenuhi   |   14:00 . Produksi Sumur SKW-21 Menjadi 9.821 BOPD   |   12:00 . ExxonMobil Indonesia Menunjuk Presiden Baru   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 06 December 2019 16:00

Cangkruk Mathuk di Tuban: Cara Mengelola Bisnis Media Online

Cangkruk Mathuk di Tuban: Cara Mengelola Bisnis Media Online

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Tempo Institut menggelar cangkruk mathuk di Kabupaten Tuban, bertemakan mengelola bisnis media online. Narasumber yang dihadirkan yaitu Upi Asmaradhana,pendiri Kabar Makassar.

Cangkruk mathuk diikuti Ketua Ronggolawe Press Solodarity (RPS), Khoirul Huda, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban, Pipit Wibawanto bersama puluhan jurnalis yang bertugas di bumi wali.

Humas dan Juru Bicara EMCL, Rexi Mawardijaya mengaku senang bisa bertemu kembali dengan jurnalis Tuban. Harapan kedepan, tahun berikutnya bisa intens menjalin komunikasi.

"Untuk menyukseskan sosialisasi hulu migas dan keselamatan di FSO," terang Rexi dalam sambutannya, Jumat (6/12/2019).

Rexi menambahkan, hingga hari ini Lapangan Banyuurip telah produksi minyak 220 ribu barel per hari (bph). Dengan jumlah tersebut, EMCL menjadi produsen terbesar di Indonesia.

Lebih dari itu, sekarang juga ada revisi Amdal untuk memenuhi permintaan pemerintah dengan produksi 235 ribu Bph. Lapangan Kedung Keris juga akhir tahun resmi operasi dengan 10 ribu bph.

"Kami berharap aliran minyak di Kedung Keris berjalan dengan lancar," terangnya.

Diskusi gayeng berlangsung sekitar 2 jam. Daeng Upi, sapaan akrab pemateri, menjelaskan era 4.0 merupakan tantangan bagi jurnalis. Menurutnya, semua orang sedang hidup dalam zaman yang ajaib. Semua serba digital, dan itu yang dia terapkan dalam mengelola bisnis media online.

"Tim di tiap kota (KGI Network) merupakan pemilik bukan sekedar karyawan. Modal awal saya hanya 750 ribu rupiah," terangnya berbagi kiat sukses.

Resep bisnis media yang dia kelola bisa bertahan sejak 2019 adalah karena menjaga marwah jurnalisme. Berita yang ditulis untuk kepentingan publik, cek fakta dan konfirmasi serta cover both side.

"Kabar tidak pernah menayangkan berita tanpa konfirmasi. Narasumber harus tercantum di berita pertama. Kami tidak mempertuhankan rating," imbuhnya.[ali/dy]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : media, emcl, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more