09:00 . Eks Napi Korupsi Bisa Maju Pilkada 2020   |   08:00 . Perusahaan di Tuban Wajib Pekerjakan Difabel 1 Persen   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   16:00 . Sendangrejo Diterjang Puting Beling, Sarana Umum Rusak   |   15:00 . Penanganan Tanggul Plumpang, BBWS Bakal Kaji Hal Ini   |   14:00 . Ketika Kapolres Tuban Ancam 'Gantung' Kasat-kasatnya dan Kapolsek Jenu   |   13:00 . Program Bimbingan Catin Sudah Berjalan DuanTahun di Tuban   |   12:00 . Hingga Bulan November, Sudah Ada 33 PNS Berpisah   |   11:00 . 3 Kegiatan di Jalan Sunan Kalijaga, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Parkir   |   10:00 . Warga Tuban Segel Tower Provider   |   09:00 . Sapa Kader Banteng, Kang Yudi Komitmen Besarkan PDIP   |   08:00 . Percepatan Pembangunan Kilang, Polres Tuban Berdialog dengan Jurnalis   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |   20:00 . Baru Ada 37.900 Anak di Tuban yang Punya KIA   |   18:00 . Hadapi Tahun 2020, Kartar Tuban Study Banding ke Bandung   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 01 December 2019 09:00

Proyek Pelabuhan Kilang, Menhub Libatkan TNI Bersihkan Ranjau Laut

Proyek Pelabuhan Kilang, Menhub Libatkan TNI Bersihkan Ranjau Laut Ilustrasi: artileri.net

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Sepanjang 25 Kilometer (Km) Laut Kabupaten Tuban membentang antara Kecamatan Tambakboyo sampai Tuban Barat diduga masih ada sisa-sisa ranjau laut atau bom peninggalan Belanda.

Informasi ini sempat dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Komandi Armada Timur di Jakarta 2018 silam. Waktu itu, Kabupaten Tuban diwakili Dinas Perhubungan (Dishub).

"Waktu itu agenda rapat bahas ranjau/bom laut di sekitar pelabuhan Tuban Desa Remen dan Mentoso Jenu. Ranjau akan dibersihkan sebelum proyek pelabuhan kilang, untuk menghindari kecelakaan," terang Kepala Dishub Tuban, Muji Slamet saat menghadiri kunjungan kerja Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam rangka restorasi garis pantai kilang minyak pada Sabtu (30/11) pagi.

Disinggung mengenai ranjau laut, Menhub Budi Karya Sumadi bakal melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL). Pembersihan sisa bom mudah bagi TNI.

"Serahkan di TNI. Belum dan sudahnya belum tahu. Intinya itu mudah dilakukan," tegas alumnus UGM ini.

Untuk membersihkan ranjau tersebut, langkah pertama tentu harus dipastikan koordinatnya. Diharapkan bom ini bersih sebelum berdirinya pelabuhan kilang.

Untuk mencukupi lahan kilang minyak di Kecamatan Jenu, Budi Karya telah memberi izin Pertamina untuk melakukan pemulihan (restorasi) garis pantai 20 haktare dan reklamasi 200 hektare.

Panjang pelabuhan yang diajukan Pertamina sekitar 400-500 meter. Sedangkan lebarnya sesuai dengan kebutuhan, karena teknik satu dan lainnya berbeda dan ini spesifikasi refinery dan sebagainya. [ali/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Ranjau, laut, pelabuhan



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more