09:00 . Eks Napi Korupsi Bisa Maju Pilkada 2020   |   08:00 . Perusahaan di Tuban Wajib Pekerjakan Difabel 1 Persen   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   16:00 . Sendangrejo Diterjang Puting Beling, Sarana Umum Rusak   |   15:00 . Penanganan Tanggul Plumpang, BBWS Bakal Kaji Hal Ini   |   14:00 . Ketika Kapolres Tuban Ancam 'Gantung' Kasat-kasatnya dan Kapolsek Jenu   |   13:00 . Program Bimbingan Catin Sudah Berjalan DuanTahun di Tuban   |   12:00 . Hingga Bulan November, Sudah Ada 33 PNS Berpisah   |   11:00 . 3 Kegiatan di Jalan Sunan Kalijaga, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Parkir   |   10:00 . Warga Tuban Segel Tower Provider   |   09:00 . Sapa Kader Banteng, Kang Yudi Komitmen Besarkan PDIP   |   08:00 . Percepatan Pembangunan Kilang, Polres Tuban Berdialog dengan Jurnalis   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |   20:00 . Baru Ada 37.900 Anak di Tuban yang Punya KIA   |   18:00 . Hadapi Tahun 2020, Kartar Tuban Study Banding ke Bandung   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 01 December 2019 12:00

Dalam 2 Tahun 16 Penderita HIV/Aids di Tuban Meninggal

Dalam 2 Tahun 16 Penderita HIV/Aids di Tuban Meninggal

 

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - 1 Desember dikenal sebagai Hari Aids Dunia. Penyakit yang mudah menular melalui cairan tubuh ini, tak sedikit merenggut nyawa penderitanya.

Sepanjang 2018-2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban mencatat ada 16 orang penderita yang meninggal. Sedangkan mulai bulan Januari-Oktober 2019, tercatat ada 175 orang penderita HIV/Aids.

Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul Komarijati menjelaskan yang menyedihkan jumlah terbesarnya adalah ibu rumah tangga. Diduga suaminya dapat dari orang lain, lalu menularkan HIV/Aids pada istrinya.

"Upaya Dinkes yaitu mendeteksi semua kelompok resiko," terang Endah ketika dikonfirmasi reporter blokTuban.com melalui pesan WhatsApp.

Ditambahkan ibu hamil termasuk kelompok resiko, sehingga setiap ibu hamil diperiksa HIV. Penderita TBC juga termasuk faktor resiko, da setiap penderita TB diperiksa HIV.

Endah bersyukur instansinya bersama semua puskesmas sudah bisa merangkul mereka. Sekaligus membentuk paguyuban sebagai sarana komunikasi dan sharring.

"Mereka yang dulu tertutup bersembunyi sekarang sudah mau hadir di kantor Dinkes," terangnya.

Data yang dihimpun blokTuban.com, hingga akhir tahun 2017 tercatat sebanyak 1048 orang terdeteksi HIV/AIDS. Sedangkan pada tahun 2018 Dinkes Kabupaten Tuban kembali mencatat sebanyak 75 ODHA baru dan sudah mengikuti proses pengobatan.

Dari total jumlah ODHA yang ada di Kabupaten Tuban, sebagian besar berasal dari ibu rumah tangga. Dinkes Tuban juga telah mencatat hanya 214 ODHA yang rutin minum obat ARV.

Terkait dengan peningkatan jumlah masyarakat yang terdeteksi HIV dan AIDS harus mendapatkan perhatian serius. Hal ini termasuk fenomena gunung es karena masih banyak masyarakat yang belum melakukan tes sehingga tidak dapat diketahui secara jelas jumlah pastinya. [ali/lis]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : HIV, aids



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more