22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |   13:00 . Pelanggar Protokol Kesehatan Disidang di Tempat   |   12:00 . Suara Nu Diklaim Utuh Ke Pasangan Mbak Ana-De Anwar   |   11:00 . Korslenting listrik, Kandang Sapi Terbakar   |   10:00 . 59 Warga Rengel Pilih Bayar Rp100 Ribu   |   09:00 . Berdayakan UMKM, Bupati Tuban Dianugerahi Natamukti   |   08:00 . Hari Ini Kesempatan Terakhir Peserta Tes CPNS Kirim Hasil Rapid Test   |  
Sat, 19 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 29 November 2019 15:00

BPBD Bakar Koloni Tawon Vespa di Kawasan Sekolah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban langsung sigap mendatangi SMK Abdi Negara di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Setelah pihak sekolah melaporkan koloni tawon vespa affinis di kawasan sekolah.

Tim berangkat menggunakan sebuah unit mobil, tanpa membuyikan sirine. Tiba di halaman parkir, personil langsung menyiapkan peralatan berupa gas LPG dan tiang panjang.

Tak memerlukan waktu lama, koloni tawon Ndas yang pernah memakan korban jiwa di Desa Kenongosari, Kecamatan Soko langsung lenyap.

Ukuran koloni di SMK Abdi Negara sebesar kepala orang dewasa. Tumbuh dalam kurun waktu dua sampai tiga bulan terakhir.

"Kami harapkan masyarakat segera melapor jika ada koloni tawon vespa. Karena berbahaya sengatannya," terang Kasi Kedaruratan BPBD Tuban, Taufik, Jumat (29/11/2019).

Sebelumnya kemunculan koloni tawon Vespa meresahkan guru dan siswa SMK. Pihak sekolah sampai detik ini belum dievakuasi, karena tidak ada kesempatan dan keberanian.

"Para guru dan siswa awalnya tak menyadari ada koloni tawon di pohon lokasi parkiran motor. Tapi akhir-akhir ini khawatir," terang salah satu guru Masrondi ketika dijumpai di SMK Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Tuban.

Pria yang juga pelatih Paralayang Tuban ini, berterimakasih atas respon sigap tim BPBD. Pihak guru dan siswa kini merasa aman, setelah koloni tawon dievakuasi. [ali/lis]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : BPBD, tawon, koloni



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more