07:00 . 5 Cara Atasi Keringat Berlebih pada Area Ketiak   |   22:00 . Fokus Bekerja Profesional, PPDI Tuban Komitmen Berdayakan Potensi Desa   |   21:00 . 450 Hafizah Silaturahmi dan Deklarasi JMQH Kabupaten Tuban   |   20:00 . Kuatkan Sinergitas, Criminal Justice System Tuban Gelar Pertemuan   |   19:00 . Kades Sokosari: Padahal Embung Sudah Dipagari   |   18:00 . Ketua Arus Bawah Jokowi Tuban Jadi Warga Kehormatan Gerindra   |   17:00 . Perdana, Proses Pengajuan PI Blok Tuban Baru 25 Persen   |   16:00 . Izin Pentawira dan Holcim Habis Tahun Ini, Total Ada 36 Tambang Legal   |   15:00 . "Akal-akalan" Izin Tambang Terungkap Lewat GPS   |   14:00 . Sidak Tambang Ilegal, Petugas Tak Bisa Sita Alat Berat   |   13:00 . Temukan Pisau Didekat Mayat Korban, Polisi Masih Lakukan Pengembangan   |   12:00 . Ijin Pulang Habis Olahraga, Siswa Ini Tenggelam di Embung   |   08:00 . Warga Montong Ditemukan Meninggal dengan Luka Sayatan   |   07:00 . Zodiak yang Beruntung Dalam Percintaan karena Sikap Tulusnya   |   16:00 . Sebuah Mobil Tabrak Dua Sepeda Motor yang Sedang Berhenti   |  
Tue, 28 January 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 27 November 2019 09:00

Pasca Tanggul Bengawan Solo Ambles

Larang Tambang Pasir dan Sedot Air Berlebih

Larang Tambang Pasir dan Sedot Air Berlebih

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, meninjau kondisi terkini penanganan tanggul di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang yang sempat longsor beberapa waktu lalu.

Usai meninjau lokasi longsornya tanggul, Wabup juga berdialog dengan Kepala desa Sembungrejo dan Kedungrojo beserta sejumlah warga.

Sebagai salah satu langkah untuk menanggulangi tanggul yang longsor. Warga dilarang untuk menambang pasir dan menyedot air secara berlebihan radius 600 meter dari titik longsor.

Kepala desa harus melakukan sosialisasi maupun upaya persuasif agar warga desa bisa memahami kondisi penanganan tanggul.

"Jika memang kewalahan, Kades bisa berkoodinasi dengan kecamatan maupun kabupaten untuk diambil tindakan yang diperlukan," ungkapnya, Rabu (27/11/2019).

Langkah ini diambil agar tanggul tidak ambles kembali. Tidak menutup kemungkinan, Pemkab Tuban juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro jika memang diperlukan.

Berbagai upaya penanganan dimaksudkan untuk memberikan rasa aman bagi warga desa sekitar tanggul dan kecamatan Plumpang. Mengingat pada bulan Desember Kabupaten Tuban akan memasuki musim hujan, dan puncaknya di bulan Februari.

Wabup asal Rengel ini meminta adanya kajian tentang kondisi tanah di wilayah sekitar Bengawan Solo di desa Kedungrejo dan Sembungrejo. Sehingga diketahui struktur tanah sebagai dasar diambilnya tindakan selanjutnya.

Otoritas penanganan tanggul berada BBWS Bengawan Solo. Kendati demikian, Pemkab Tuban akan terus mendorong upaya percepatan perbaikan tanggul secara permanen.

“Sebagai langkah penanganan kedaruratan, tanggul dikuatkan dengan pedel untuk selanjutnya akan dipasang bronjong,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dayat, menerangkan tanggul yang longsor sebelumnya telah ditangani dengan cara pengurukan pedel. Namun karena ada faktor lain, menyebabkan tanggul kembali ambles meski tidak signifikan.

“Minggu ini kita akan menunggu kondisi tanah stabil dahulu untuk kemudian dipasang bronjong,” jelasnya.

Sembari menunggu tanah stabil, pihak BBWS dan BPBD Kabupaten Tuban bersama masyarakat telah melakukan penguatan tanggul sisi luar dengan tumpukan tanah dalam karung sak.

Selain itu, meminta agar pengurus HIPPA di sepanjang Bengawan solo dapat mengajukan ijin pengambilan air di BBWS. Tujuannya, agar alokasi air dapat dikelola, sehingga tidak terjadi kekeringan maupun penyedotan berlebihan.

"Terima kasih atas dukungan Pemkab Tuban serta peran aktif warga masyarakat yang bergotong-royong memperbaiki tanggul," tutupnya. [ali/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : tanggul, bengawansolo



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more