16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |   00:00 . Selamat Idul Fitri 1441 H   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 25 November 2019 13:00

Harapkan UMKM Dorong Ekonomi Tumbuh Lebih dari 5%, DPRD Akan Bentuk Payung Hukum

Harapkan UMKM Dorong Ekonomi Tumbuh Lebih dari 5%, DPRD Akan Bentuk Payung Hukum

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban mencapai 29 ribu, yang mana 60% nya bergerak di sektor makanan dan minuman. Sedangkan batik sebagai produk lokal unggulan di Tuban hanya menempati 15%, disusul sektor kerajinan 15% dan jasa 10%.

UMKM Tuban telah mampu membantu 2,5% pertumbuhan ekonomi, untuk itu Komisi 4 DPRD Tuban berharap ke depan UMKM mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih dari 5%.

Melalui kunjungan kerja di Dinas Indakop Kabupaten Tulungagung, Komisi 4 mendapat informasi sudah ada Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum dalam mewajibkan pasar-pasar modern yang tumbuh pesat untuk menjual 20% produk lokal hasil UMKM.

"Keberadaan payung hukum ini penting," terang Ketua Komisi 4 DPRD Tuban, Tri Astuti kepada reporter blokTuban.com, Senin (25/11/2019).

Ditambahkan dengan terbentuknya paguyuban yang menaungi usaha UMKM bisa membantu dalam pengembangannya. Dalam hal ini bersinergi antara UMKM, Diskoperindag dan juga pusat layanan usaha terpadu (PLUT) berupa SDM, pembiayaan, pasar, pelatihan. PLUT di Jatim baru ada lima diantaranya di Tulungagung ini.

Promo produk juga sangat diperlukan di era digitalisasi ini, melalui IKM mart yang mana dalam aplikasi mencantumkan semua produk UMKM yang ada sehingga membantu dalam promosi dan pemasaran.

"Tuban juga bisa melakukan hal yang sama," terang Ketua DPC Gerindra Tuban.

Diharapkan dengan pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat dan sentra industri akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi keluarga.

Meningkatnya ekonomi keluarga, maka pendapatan akan meningkat dan tentunya berimbas pada peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan sineegi perbankan dalam pemberian kredit lunak. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : umkm, tuban, dprd



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more