12:00 . 10 Ruangan Klinik Surya Medika Pakah Disiapkan untuk Isolasi   |   11:00 . Jangan Panik, Begini Cara Penyembuhan Corona   |   10:00 . Ada Warga yang Dirugikan Koperasi, Begini Sikap Jojo Komisi Hukum DPRD   |   09:00 . PDP Meninggal, Tes Swab Keluar 2 Hari Lagi   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Tuban Per 6 April   |   07:00 . Dear Ladies, Ini 5 Hal yang Paling Ditakuti Laki-laki saat Menjalin Komitmen   |   06:00 . Dirawat 10 Hari, PDP Asal Semanding Meninggal   |   16:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Bagikan Alat Penagkal Covid-19   |   15:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Memberikan Alat Protokol Kesehatan   |   13:00 . Desa Harus Siap Karantina Pemudik   |   12:00 . Kehilangan Pekerjaan Diganti Sembako Murah   |   11:00 . Anggota DPRD Bantu Tekan Penyebaran Corona   |   10:00 . Korbankan Bahan Tas dan Kaos untuk Masker   |   09:00 . Peduli Disabilitas, Tri Astuti Serahkan Bantuan Masker dan Sembako Ke Markas ORBIT   |   08:00 . Rambah Pelosok Desa, Setiajit Tangkal Covid-19   |  
Tue, 07 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 21 November 2019 11:00

UMK Tuban Rp2,5 Juta, Begini Sikap Serikat Pekerja Nasional

UMK Tuban Rp2,5 Juta, Begini Sikap Serikat Pekerja Nasional

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tuban tahun 2020 sebesar Rp 2,5 juta lebih itu menurut Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Tuban, Kusmen belum bisa menutupi kebutuhan pekerja lajang.

Normalnya UMK Tuban sebesar Rp 2,8 juta, dikarenakan industri besar ada di Bumi Wali. Kalau UMK Tuban sudah diteken oleh Gubernur Khofifah, maka tidak ada alasan lagi pengusaha untuk tidak membayar sesuai UMM atau diatasnya.

"Kalau Surat Keputusan (SK) Gubernur itu diindahkan perusahaan sudah masuk ranah pidana bila perusahaan tidak membayar sesuai ketentuan," terang Kusmen kepada reporter blokTuban.com, Kamis (21/11/2019).

Kusmen menambahkan tantangan kita pekerja harus bisa bersaing karena tingkat pengangguran di Tuban begitu banyak. Selaku ketua DPC SPN Tuban berharap kepada pemerintah Tuban untuk memisahkan dinas Perizinan dengan ketenagakerjaan.

SPN tidak ingin urusan tenaga kerja di kesampingkan. Problem ketenagakerjaan di Tuban akan semakin komplek seiring dengan perkembangan investasi di Tuban. Baik itu perusahaan nasional ataupun internasional.

Pemkab Tuban telah mengusulkan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2020. Usulan kenaikan UMK tersebut menindaklanjuti UMP Jawa Timur 2020 yang sudah ditetapkan Rp 1.768.777,08.

Kabid Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja Tuban, Wadiono, mengatakan, usulan kenaikan UMK sudah dikirim ke Gubernur Jatim. UMK 2020 mengalami kenaikan sekitar 200 ribu dari UMK sebelumnya.

Pada 2019, UMK Rp 2.333.641, sedangkan untuk 2020, UMK diusulkan menjadi Rp 2.532.234.77.

"Bagi perusahaan yang belum bisa membayar UMK, bisa mengajukan penangguhan ke dinas," tutupnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : umk., tuban, serikat, buruh



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more