16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |   00:00 . Selamat Idul Fitri 1441 H   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 21 November 2019 08:00

Bayi Alami Kelainan Usus Butuh Uluran Tangan Anda

Bayi Alami Kelainan Usus Butuh Uluran Tangan Anda

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Bayi asal Dusun Mulung, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, sangat membutuhkan uluran tangan para donatur.

Namanya Muhammad Hanan Abqori. Anak ketiga dari pasangan Rusminto dan Sutriyah tersebut menderita sakit kelainan usus.

Ususnya naik hingga ke paru-paru, atau bahasa kedokterannya Pnemoni. Paru-paru bayi yang baru berusia satu tahun itu tidak dapat bekerja secara optimal dan mengalami sesak nafas.

Untuk membantu pernafasannya, Dek Hanan sapaannya, terpaksa dibantu menggunakan oksigen. Kendati demikian, jika memakai alat bantu pernafasan juga dapat beresiko infeksi paru-paru.

Ibunda Dek Hanan, Sutriyah mengatakan, anaknya tersebut mengeluh sakit di dada sejak awal bulan Oktober 2019 lalu. Pada (24/10/2019) lalu, Hanan dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani perawatan. Tapi karena selama 8 hari dirawat, kondisinya belum menunjukkan tanda-tanda membaik, akhirnya anak tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Koesma Tuban.

Setelah dirawat di RSUD Dr. Koesma Tuban selama 10 hari, kondisinya juga belum dikatakan membaik, sehingga tim dokter kembali memberikan rujukan ke rumah sakit yang memiliki peralatan lebih canggih, yakni ke RS Dr. Soetomo Surabaya.

"Sejak tanggal 12 November sampai sekarang anak saya dirawat di RS Dr. Soetomo, tapi tetap ditaruh diruang ICU, karena kondisinya masih belum stabil," terang Sutriyah kepada reporter blokTuban.com, Rabu (20/11/2019).

Seharusnya Hanan sudah dilakukan tindakan operasi. Butuh biaya yang sangat besar, yakni mencapai Rp75 juta. Karena belum cukup biaya, bayi tersebut hanya dicek dan terus dilakukan pengawasan intensif.

Apalagi pekerjaan sang ayah, Rusminto hanya sebagai buruh bangunan, dan Sutriyah yang hanya sebagai ibu rumah tangga, membuat kondisi perekonomian mereka harus pontang-panting. Mereka terpaksa harus mencari pinjaman, baik ke keluarga, tetangga, bahkan di Bank.

Informasinya mereka tidak memiliki asuransi pemerintah, baik BPJS, KIS maupun asuransi swasta lainnya. Satu-satunya harapan adalah uluran tangan dari para donatur.

Bagi dermawan atau masyarakat yang terketuk hatinya, bisa menyisihkan sedikit rejekinya di nomor rekening Yayasan Sedulur Pena (YSP) Bank Mandiri: 178-0000-749-529. Dan untuk konfirmasi bukti transfer bisa hubungi nomor 0821 2987 5668. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : donasi, berbagi, balita, bayi, kelainan usus



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more