15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   17:00 . Peduli Kesehatan Santri, Ini yang Dilakukan Dandim 0811   |   16:00 . Konflik Kepengurusan Diharap Segera Berakhir dan Klenteng Segera Dibuka   |   15:00 . Ini yang Dilakukan Setiajit saat Datangi Pantai Semilir   |   14:00 . Puluhan Sound System Gemparkan Lapangan Singkil   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 21 November 2019 09:00

Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta

Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Beberapa tahun terahkir ini, Kabupaten Tuban sedang giat-giatnya menambah berbagai fasilitas umum demi kenyamanan warganya. Namun, hal tersebut tak disambut baik sebagian warga, alhasil mulai banyak fasilitas umum yang dirusak oleh tangan-tangan jail.

Salah satunya fasilitas umum berbentuk seperti buah siwalan yang terletak di sepanjang pinggir Alun-alun Tuban. Meski belum lama di pasang, namum beberapa hari ini ada sebagain yang dicoret-coret oleh tangan-tangan jail.

Menangapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasa Pemungkiman (PRKP) Tuban, Sumarno mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adanya fasilitas umum yang dicoret-coret oleh tangan-tangan jahil, dan pihaknya telah memperintahkan petugas kebersihan untuk menyelidikinya.

"Petugas juga sedang menyelidiki ulah siapa itu, akan disanggong siapa tau ketemu pelakunya," ungkap Sumarno.

Ia menambahkan, apabila masih ada yang melakukan dan pelakunya tertangkap pihaknya akan memberikan peringatan sebanyak 3 kali.

"Apabila masih melanggar terpaksa kami melakukan tindakan sesuai perda yang berlaku," ungkapnya.

Lebih lanjut, sesuai perda nomer 16 Tahun 2014, tertulis apabila merusak  fasilitas umum dapat pidana kurungan lebih selama 3 bulan dan dikenai denda Rp 50 juta.

"Kami berharap masyarakat tidak ada yang melakukannya lagi," tandasnya. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : fasilitas umum, ancaman , hukuman



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more