20:00 . Baru Ada 37.900 Anak di Tuban yang Punya KIA   |   18:00 . Hadapi Tahun 2020, Kartar Tuban Study Banding ke Bandung   |   17:00 . Akhir Tahun, PA Putus 2.428 Pasangan   |   16:00 . Cangkruk Mathuk di Tuban: Cara Mengelola Bisnis Media Online   |   15:00 . Alat Musik Rusak, Plafon SDN Rahayu Diterjang Puting Beliung   |   14:00 . Setiajit Datangi Lokasi Kilang Tuban   |   13:00 . Pendapatan Dinas Perhubungan Tuban Terealisasi 9,2 Miliar   |   10:00 . Akhir Tahun 2019, 92,07 Persen Anak Di Tuban Sudah Memiliki Akta kelahiran   |   07:00 . 3 Minuman yang Perlu Dibatasi Pemberiannya pada Balita   |   13:00 . Akhir Tahun, 92,07 Persen Anak di Tuban Sudah Memiliki Akta kelahiran   |   12:00 . Razia, Satpol PP Temukan Miras di Tempat Penyimpanan Padi   |   11:00 . Para Hafidz Terima Insentif dari Kemenag Jatim   |   10:00 . KPU Tuban Juara 3 Kategori Daftar Pemilih Berkualitas se-Jatim   |   09:00 . Diduga Tersambar Petir, Tower di Tuban Terbakar   |   08:00 . Akhir Tahun, 192 Hektar Lahan Pertanian Diajukan Klaim AUTP   |  
Fri, 06 December 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 21 November 2019 10:00

15 Persen Balita di Tuban Masih Gizi Buruk

15 Persen Balita di Tuban Masih Gizi Buruk *Foto ilustrasi.

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Menjadi kabupaten dengan gelar layak anak tingkat pratama, tidak menjadikan Tuban lepas dari kasus balita gizi buruk.

Seketaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, berdasarkan data hingga saat ini dari jumlah 78.723 balita, 15 persennya masih mengalami gizi buruk.

"15 persen mengalami gizi buruk," ungkap Endah, Rabu (20/11/2019).

Endah mengatakan, makanan sehat tidak harus mahal sehingga tidak ada anggapan orang tidak mampu tidak bisa makan makanan yang bergizi. Seperti kedelai, jagung, ubi, telur dan banyak lainnya termasuk makanan yang mengadung gizi tinggi.

"Banyak makanan yang murah tapi mengadung gizi yang tinggi dan baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, sosialisasi mengenai makanan yang mengadung gizi sudah dilakukan dimana saja, mulai dari posyandu, PKK sampai petugas puskesmas.

"Salah satu upaya kami untuk menurunkan angka gizi buruk dengan sosialisasi," tandasnya. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : gizi buruk, balita



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more