18:00 . Jatah Pupuk Bersubsidi Dipangkas, Dinas Minta Petani Optimalkan Pupuk Organik   |   17:00 . Audit Batas Wilayah Perbatasan Banjarsari-Soko Direvisi   |   16:00 . Polisi Tetapkan Sopir MPU Jadi Tersangka   |   15:00 . Pertamina Tanggapi Kabar LPG 3 Kg Dicabut   |   14:00 . Disabilitas Tuban Punya Kesempatan Sama Kerja di 790 Perusahaan   |   13:00 . Camat Soko Silaturahmi Bersama Asosiasi BPD   |   12:00 . Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot   |   11:00 . Tertangkap, Maling Handpone di Cafe, Kaki Didor Polisi   |   10:00 . Timah Panas Polisi Bersarang di Kaki Jambret Handpone di Montong   |   09:00 . Senam Bareng Songsong Kilang Minyak di Sumurgeneng   |   08:00 . MPU Vs Tronton, 2 Orang Tewas di TKP   |   07:00 . Cara Kembangkan Kecerdasan Berbahasa Anak   |   17:00 . Honorer Tuban Ingin Diangkat PNS Tanpa Tes   |   16:00 . Persatu Marger dengan Klub Liga 2 ?   |   15:00 . Ganti Rugi Bangunan di Montong Dampak Seismik Terbanyak Rp1,9 Juta   |  
Fri, 17 January 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 20 November 2019 17:00

Usia 81 Tahun Ikuti Nikah Masal, Begini Ungkapan Kebahagiaannya

Usia 81 Tahun Ikuti Nikah Masal, Begini Ungkapan Kebahagiaannya

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Acara Nikah Masal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam rangka Hari Jadi Tuban (HJT) ke-726 tahun di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Rabu (20/11/2019) diikuti sebanyak 20 pasangan pengantin.

Dari jumlah 20 pasangan pengantin tersebut rata-rata didominasi oleh pasangan pengantin yang usianya tidak muda lagi. Bahkan, ada beberapa pasangan pengantin telah berusia lanjut dan telah memiliki cucu.

Kendati begitu, para pasangan pengantin tersebut mengaku sangat bahagia bisa mengikuti prosesi Nikah Masal yang diselenggarakan oleh Pemkab Tuban setiap momen HJT.

"Perasaan saya senang dan bahagia bisa ikut acara nikah masal ini," terang salah satu pengantin pria berusia 81 tahun asal Desa Kenduruan, Nur Damuri.

Lebih lanjut, Damuri menyampaikan jika sebelum Nikah Masal ini dia bersama pasangan pengantin wanita yakni, Mulyaningsih (66) telah melakukan pernikahan siri dan tinggal disatu rumah selama tiga tahun.

"Sebelumnya saya sudah tinggal satu rumah dengan Mulyaningsih selama tiga tahun," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tuban H. Fathul Huda menyampaikan, jika pemerintah mempunyai tanggungjawab pada rakyatnya. Bila mereka melakukan perbuatan sesuatu yang tidak sesuai dengan Syariat dan Undang-undang maka harus diselesaikan.

"Para pengantin ini tidak menikah sesuai dengan aturan negara karena sebelumnya tidak mempunyai biaya. Oleh karena itu Pemkab juga harus ikut menanggulanginya, seperti mengadakan nikah masal ini," pungkas Bupati Tuban.[hud]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : nikah, massal, tuban



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more