20:00 . Anak Ular Kobra Ditemukan Warga di Semanding   |   19:00 . 12 OPD Penuhi 5 Unsur Penilaian SPIP, Tuban Terima Penghargaan BPKP   |   18:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Parkir Liar di Trotoar   |   17:00 . Kerjasama Internet Desa Tak Sekedar Berorientasi Bisnis   |   16:00 . Petugas Gabungan Razia Warung Penjual Arak di Semanding   |   15:00 . Safari Politik Poros Pelangi, Nama Bakal Calon Sudah Mengerucut   |   14:00 . Awal Tahun Cetak 10.279 el-KTP, Suket Tak Usah Diperpanjang   |   13:00 . Imlek Undangan Meningkat, Seniman Barongsai Genjot Latihan   |   12:00 . Kilang TPPI dan GRR Tuban Bakal Terhubung Pipa 7 Km   |   09:00 . Pertamina Genjot Produksi Aromatik Kilang TPPI Jadi 55 Ribu Ton   |   08:00 . Setiajit Dipanggil Pimpinan PDIP   |   07:00 . 5 Kebiasaan Baik yang Sering Dianggap Masalah dalam Hubungan   |   17:00 . Diduga Konsleting Listrik, Gudang Tambak Udang di Jenu Terbakar   |   16:00 . Waspadai, di Jalan Pantura Tuban Ada Dua Jalur Black Spot   |   15:00 . Taman Sendang Kandangan, Destinasi Wisata Baru di Parengan   |  
Tue, 21 January 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 20 November 2019 07:00

Fakta Baru Tentang Rokok Elektrik, Ini Penelitian Vape di Inggris

Fakta Baru Tentang Rokok Elektrik, Ini Penelitian Vape di Inggris

Reporter: -

blokTuban.com - Sebuah penelitian di Inggris menyebut vape mampu mengurangi dan bahkan meninggalkan kebiasaan merokok. Temuan tersebut merupakan hasil riset panjang yang dilakukan Action on Smoking and Health (ASH), dirilis pada 24 September lalu.

Data ASH mengungkapkan di 2019 sekitar 3,6 juta orang di Inggris merupakan pengguna vape, sementara berdasarkan data kantor pusat statistik nasional, terdapat sekitar 7,2 juta perokok di Negara tersebut pada tahun 2018.

Dari total pengguna vape atau biasa diartikan rokok elektrik, sebanyak 54,1 persen di antaranya adalah mantan perokok, dengan alasan utama menggunakan vape adalah untuk membantu berhenti merokok (31 persen).  Diikuti dengan alasan mencegah kambuhnya keinginan merokok (20 persen). Hanya 0,8 persen dari yang tidak pernah merokok namun menjadi vapers saat ini.
 
”Survei ASH Smokefree GB (Great Britain) adalah survei penggunaan e-cig (vape) terpanjang yang berjalan. Memberikan bukti paling mutakhir yang tersedia tentang bagaimana vaping berkembang di Inggris,” kata Ann McNeill, Profesor Kecanduan Tembakau di King's College London, dalam siaran pers yang dipublikasikan melalui situs resmi ASH.

Porsi mantan perokok yang hijrah menjadi vapers (sebutan pengguna vape) sebanyak lebih dari setengah total vapers pada 2019 itu jauh meningkat dibandingkan 2014. ”Hanya sepertiga di tahun 2014,” tuturnya.

Namun, menurutnya, hal terpenting adalah bahwa semua vapers berhasil berhenti merokok sepenuhnya. ”Karena jika tidak, mereka masih memaparkan diri pada risiko penyakit serius dan kecacatan yang disebabkan oleh merokok,” ulasnya.

Diakui McNeill, Vaping tidak bebas dari risiko. ”Tetapi jauh lebih kecil risikonya dibandingkan merokok, yang membunuh hampir 100 ribu orang per tahun di Inggris,” ujar McNeill yang juga penulis utama ulasan ‘Bukti independen e-rokok untuk Kesehatan Masyarakat Inggris’ itu.

ASH sebagai badan amal kesehatan yang bekerja untuk menghilangkan bahaya disebabkan penggunaan tembakau dengan sumber dana dari Cancer Research UK dan British Heart Foundation itu juga meriset beragam alasan meninggalkan rokok dan beralih ke vape.

Di luar dari mantan perokok, sebanyak 39,8 persen, dari vapers di Inggris masih merokok (penggunaan ganda). Alasan utama pengguna ganda ini adalah dalam rangka mengurangi jumlah rokok konvensional yang dihisap (21persen).

Diikuti dengan tujuan menghemat uang dibandingkan dengan merokok (16 persen), dan untuk membantu mereka berhenti merokok (14 persen).

”Meskipun rokok elektrik sekarang merupakan bantuan berhenti merokok yang paling populer, survei kami menemukan bahwa pada 2019 lebih dari sepertiga perokok masih belum pernah mencoba vaping,” Deborah Arnott, Kepala Eksekutif ASH, menambahkan.

Maka, pada sebuah momen, pihaknya mendorong perokok untuk mencoba vaping. ”Rokok elektrik telah terbukti menjadi bantuan yang sangat efektif bagi perokok yang mencoba berhenti,” katanya.

Sumber: https://www.teras.id/news/pat-4/186077/
fakta-baru-tentang-rokok-elektrik-ini-penelitian-vape-di-inggris

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : fakta , rokok, vape



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more