20:00 . Baru Ada 37.900 Anak di Tuban yang Punya KIA   |   18:00 . Hadapi Tahun 2020, Kartar Tuban Study Banding ke Bandung   |   17:00 . Akhir Tahun, PA Putus 2.428 Pasangan   |   16:00 . Cangkruk Mathuk di Tuban: Cara Mengelola Bisnis Media Online   |   15:00 . Alat Musik Rusak, Plafon SDN Rahayu Diterjang Puting Beliung   |   14:00 . Setiajit Datangi Lokasi Kilang Tuban   |   13:00 . Pendapatan Dinas Perhubungan Tuban Terealisasi 9,2 Miliar   |   10:00 . Akhir Tahun 2019, 92,07 Persen Anak Di Tuban Sudah Memiliki Akta kelahiran   |   07:00 . 3 Minuman yang Perlu Dibatasi Pemberiannya pada Balita   |   13:00 . Akhir Tahun, 92,07 Persen Anak di Tuban Sudah Memiliki Akta kelahiran   |   12:00 . Razia, Satpol PP Temukan Miras di Tempat Penyimpanan Padi   |   11:00 . Para Hafidz Terima Insentif dari Kemenag Jatim   |   10:00 . KPU Tuban Juara 3 Kategori Daftar Pemilih Berkualitas se-Jatim   |   09:00 . Diduga Tersambar Petir, Tower di Tuban Terbakar   |   08:00 . Akhir Tahun, 192 Hektar Lahan Pertanian Diajukan Klaim AUTP   |  
Fri, 06 December 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 19 November 2019 10:00

Lokakarya Media Periode III 2019

Media Cetak Tergerus, Media Digital Tak Mudah Bertahan

Media Cetak Tergerus, Media Digital Tak Mudah Bertahan

Reporter: Nur Muharrom

blokTuban.com - Perkembangan dunia digital saat ini sudah sangat kentara sekali, baik untuk komunikasi hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk juga membantu manusia dalam beraktivitas sehari-hari.

Saat ini generasi milenial yaitu kelompok yang lahir antara tahun 1980 hingga 2010 atau berusia di bawah 40 tahun mendominasi penggunaan internet. Hal itu dikatakan oleh Direktur Riset dan Data (KataData.co.id), Heri Susanto, saat menyampaikan materi pada Lokakarya Media Periode III 2019, SKK Migas - KKKS Jabanusa.

Dikatakan Heri, kehadiran media online yang menawarkan berita cepat membuat oplah dan iklan media cetak menurun drastis. Dampaknya tak sedikit media cetak yang gulung tikar. Baik itu media cetak tabloid, koran hingga majalah.

"Sehingga tak sedikit media tersebut mengurangi tenaga kerja," kata Heri.

Meski media online atau digital saat ini menggeser cetak. Tantangan media online masih belum berhenti, lantaran dunia internet kian hari terus berkembang dan tumbuh.

Tantangan berat media digital, kata Heri di hadapan awak media, di antaranya adalah persaingan ketat sesama media online, media online juga bersaing dengan facebook dan google, juga termasuk sulit mendapat penghasilan dari iklan, selain itu banjir informasi membuat kredibilitas berita merosot. "Jadi media saat ini itu harus bisa menemukan bisnis atau model yang tepat agar bisa terus bertahan dan hidup," jelas mantan jurnalis ini.

Saat ini, papar Heri, perusahaan media harus mencari formula atau model yang tepat agar bisnisnya bisa bertahan, karena lawannya untuk mendapat iklan adalah facebook dan google.

"Kita bisa lihat iklan di facebook dan google sangat banyak, kadang kita juga ikut iklan di situ, jadi yang di lawan media saat ini adalah raksasa facebook dan google," ungkat Heri Susanto, dari katadata.co.id. [mu]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : digital, industri media



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more