11:00 . Menaker RI Berharap Kepala Daerah Ikut Sosialisasikan UU Ciptaker   |   08:00 . Peduli Seniman Setiajit Gelar Wayang Pakeliran Padat   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   21:30 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |   21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:00 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   15:00 . Gelar PKD di Tengah Pandemi, Ansor Jatirogo Terapkan Prokes Ketat Covid   |   14:00 . Menteri Abdul Halim Iskandar dan Ida Fauziah Kunjungi Tuban, Serahkan Bantuan program PJS   |   13:00 . Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:00 . Saat Pandemi, Media Lokal Lebih Banyak Diminati   |   11:30 . Gubernur Jatim: AMSI adalah Industri Masa Depan   |   11:00 . Konferwil 2 AMSI Jatim Resmi Dibuka Gubernur Khofifah   |   10:00 . Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Desa, Gus Menteri Sambangi Tuban   |   22:00 . Facebook dan Tiktok Bisa Dimanfaatkan Sebagai Distribusi Konten Berita   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 18 November 2019 12:00

Diduga Ada Calo SIM di Tuban, PMII Datangi Markas Polisi

Diduga Ada Calo SIM di Tuban, PMII Datangi Markas Polisi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pelayanan di Markas Polisi Resort (Mapolres) Tuban pada Senin (18/11/2019) pagi sedikit tersendat. Karena mahasiswa yang tergabung Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tuban berunjuk rasa meminta Kapolres menindak tegas calo SIM.

Tuntutan aksi massa yaitu, segera benahi sistem yang membodohi rakyat dan basmi oknum kepolisian yang melakukan pelanggaran (Pencaloan SIM). Adapun korlap aksi Kurniawan memimpin massa berangkat dari Graha PMII Tuban.

Massa tiba di parkiran Gedung Tennis Indoor kemudian berjalan kaki menuju depan Mapolres. Beberapa waktu, PMII memblokir separuh jalan nasional kemudian mendengungkan sumpah mahasiswa.

Kepada reporter blokTuban.com, Ketua PC PMII Tuban, Mustofatul Adib mengatakan temuan PMII ada masyarakat yang mengeluh lima sampai tujuh kali ikut tes tapi tidak lulus. Kesimpulannya masyarakat yang mengurus SIM belum memiliki kompetensi.

"Kapolres harus tegas memfungsikan Polsek jajaran untuk mengasah kemampuan masyarakat," terang aktifitas asal Kecamatan Soko.

Salah satu pengurus SIM yang kesulitas tes dari Kecamatan Bangilan. Tercatat ada lima korban gagal tes apada 10 September 2019. Berjalannya praktik calo SIM ini, diduga melibatkan pihak ketiga dan oknum polisi.

"Ditarik 600 ribu sampai 650 ribu setelah SIM jadi tanpa melalui tes," bebernya.

Menyikapi tuntutan mahasiswa, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono sudah menampung dan membacanya secara resmi. Ditegaskan bahwa mekanisme pembuatan SIM semuanya online.

"Baik dari ujian tulis sampai praktik semuanya terintegrasi," tegas Kapolres kelahiran Bojonegoro.

Sekarang tidak bisa hanya ujian tulis tanpa praktik, maupun sebaliknya. Setelah ujian tulis hasilnya juga langsung keluar. Sistem ini telah terbangun dan bisa dipertanggungjawabkan.

Diketahui Polres Tuban memperoleh predikat WBK, intansi pertama yang mendapatkannya sulit sekali. Nanang tak akan mempertaruhkan predikat tersebut.

"Polres juga mendapat pelayanan publik nilanya A sangat baik. Kalau kita melakukan Pungli pasti akan dicabut," tambahnya.

Setelah menampung tuntutan PMII, Kapolres akan menurunkan tim. Selama setahun tujuh bulan bertugas di Tuban, pihaknya memastikan tidak ada calo SIM.

Data Satlantas Polres Tuban, selama dua pekan terakhir telah keluar 255 SIM. Semuanya dikeluarkan melalui uji kompetensi. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : polres, tuban, sim, calo, pmii



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 13:00

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang

    Reporter blokTuban, Anang Lepas Lajang Reporter blokTuban.com, M. Anang Febri Efendi resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi ke dua,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more