13:00 . Antisipasi Covid-19, Desa Gununganyar Terapkan Physical Distancing   |   12:00 . Nelayan Ojek Laut Semprot Disinfektan Mandiri   |   11:00 . Ada Lima PDP di Tuban, Salah Satunya Anggota DPRD   |   10:00 . Pertamina EP Asset 4 Sosialisasikan Protokoler Covid 19   |   09:00 . Relawan Setiajit Bersama Warga Gotong Royong Lawan Covid-19   |   08:00 . Tolak Balak: Tasyakuran Bubur Merah Putih Ala Desa Mojoagung   |   07:00 . Ini Cara Perkuat Imunitas Tubuh Saat Pandemi Corona   |   20:00 . Jalan KH. Ahmad Dahlan Tuban Jadi Kawasan Physical Distancing   |   14:00 . Optimis Tangkal Virus, Bangunrejo Semprot Lingkungan Desa   |   13:00 . Nelayan Palang Urung Pergi Miyang   |   12:00 . Kabar Baik, Satu PDP Pulang dari RSUD Tuban Negatif Covid-19   |   11:00 . Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan   |   10:00 . Konsleting Pada Sepeda Motor, SPBU di Merakurak Terbakar   |   09:00 . Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dishub Tutup Sementara Uji Kendaraan Bermotor   |   08:00 . Krisis Masker, Santri Bikin Masker Sendiri   |  
Mon, 30 March 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 17 November 2019 07:00

Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih

Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih

Reporter: -

blokTuban.com - Ada banyak cara yang dilakukan para pria saat melamar kekasihnya. Mulai dari memberikan kejutan dengan makan malam romantis, melamar saat pergi berlibur seperti yang dilakukan Pangeran William, hingga menggelar surprise yang melibatkan keluarga dan teman dekat.

Dan cara tersebut biasanya juga diikuti dengan tradisi bertekuk lutut di depan pasangan sambil menyodorkan cincin.

Pernahkah Anda berpikir dan bertanya-tanya di dalam hati, mengapa banyak pria yang menekuk satu lutut di depan pasangannya saat akan melamar?

Sebenarnya, tidak ada sumber pasti yang menyebutkan dengan jelas di mana dan sejak kapan tradisi bertekuk lutut untuk melamar kekasih ini dimulai. Melansir Elite Daily, para ahli sejarah mengatakan tradisi bertekuk lutut ini mulai sejak abad ke-5 hingga ke-15 dan banyak dilakukan oleh para ksatria.

Ksatria pada zaman dulu yang berlutut di hadapan raja atau tuannya sebagai bentuk pengabdian mereka. Ksatria juga akan berlutut dengan satu kaki saat menerima penghargaan dan penghormatan.

Pose berlutut ini pun diikuti oleh para pria sebagai bentuk penghormatan kepada pasangannya sekaligus menggambarkan rasa cinta yang tulus. Pada zaman dulu, banyak pria dari kalangan bangsawan yang melakukan berbagai gestur romantis kepada pasangannya, salah satunya adalah menulis puisi sebagai lambang kasih sayang.

Menurut para ahli sejarah, definisi pacaran atau menjalin hubungan pada zaman dahulu adalah melayani pasangan sebagai pembuktian cinta. Dalam hal ini, berlutut satu kaki termasuk sebagai simbol 'menyerahkan diri' untuk mengasihi dan melayani pasangan.

Pada zaman modern ini, berlutut saat akan melamar kekasih adalah hal yang umum dilakukan sebagai bentuk ekspresi diri. Selain itu, gestur berlutut ini pun banyak dilakukan dalam situasi tertentu. Misalnya pada saat ibadah atau melakukan upacara keagamaan, termasuk pula janji pernikahan di gereja atau kuil. Dari segi spiritual, berlutut memiliki konotasi yang dapat dilihat sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan.

Sehingga dapat disimpulkan, tradisi menekuk satu lutut yang dilakukan pria saat akan melamar kekasihnya memiliki arti sebagai bentuk penghormatan bagi perempuan yang akan dinikahinya. Pria berlutut untuk meminta perempuan menjalani hidup bersama sekaligus mengarungi kehidupan yang bahagia.

*Sumber: kumparan.com

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pendidikan, kesehatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more