09:00 . Eks Napi Korupsi Bisa Maju Pilkada 2020   |   08:00 . Perusahaan di Tuban Wajib Pekerjakan Difabel 1 Persen   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   16:00 . Sendangrejo Diterjang Puting Beling, Sarana Umum Rusak   |   15:00 . Penanganan Tanggul Plumpang, BBWS Bakal Kaji Hal Ini   |   14:00 . Ketika Kapolres Tuban Ancam 'Gantung' Kasat-kasatnya dan Kapolsek Jenu   |   13:00 . Program Bimbingan Catin Sudah Berjalan DuanTahun di Tuban   |   12:00 . Hingga Bulan November, Sudah Ada 33 PNS Berpisah   |   11:00 . 3 Kegiatan di Jalan Sunan Kalijaga, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Parkir   |   10:00 . Warga Tuban Segel Tower Provider   |   09:00 . Sapa Kader Banteng, Kang Yudi Komitmen Besarkan PDIP   |   08:00 . Percepatan Pembangunan Kilang, Polres Tuban Berdialog dengan Jurnalis   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |   20:00 . Baru Ada 37.900 Anak di Tuban yang Punya KIA   |   18:00 . Hadapi Tahun 2020, Kartar Tuban Study Banding ke Bandung   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 14 November 2019 15:00

Mahasiswa Ini Bisa Meraup Omzet Hingga Rp60 Juta per Bulan

Mahasiswa Ini Bisa Meraup Omzet Hingga Rp60 Juta per Bulan

Reporter: Nidya Marfis H

blokTuban.com - Beberapa tahun terakhir ini bisnis online menggunkan aplikasi market place sangat digemari dan digeluti banyak orang. Seperti salah satu Mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, yang setiap bulannya bisa meraup omzet hingga Rp60 juta.

Mahasiswa semester 5 prodi ilmu Komunikasi ini mulai berbisnis pada tahun 2016 lalu, saat ia sedang bekerja di salah satu restoran di Jakarta.

"Memanfaatkan peluang, banyak orang sudah mulai belanja menggunakan aplikasi marketplace tapi masih minin produsen," ungkap Ahmad Priyono (24).

Lebih lanjut, bermodalkan uang 2 juta hasil dari tabungannya selama dua tahun bekerja di Jakarta, ia memulai membuka lapak di salah satu aplikasi marketplace dengan berjualan acesoris HP.

"Pilih berjualan acesoris karena, paling banyak dicari orang - orang," ungkapnya.

Setelah satu tahun berjualan dan mulai mendapatkan untung, ia memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan kembali ke kapung halamnya di Kota Rembang Jawa Tengah (Jateng) juga ia mulai berkuliah.

"Dulu lulus sekolah langsung kerja karena, tidak punya biaya untuk kuliah," ujarnya.

Selama 4 tahun bergelut di marketplace suka dan duka sudah sering ia alami, mulai dari barang rusak sewaktu dikirim, barang hilang tidak sampai tujuan hingga persaingan dengan suplayer.

"Suplayer kan tangan kedua, sedangkan saya tangan ke tiga jadi ada selisih harga," imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini ia sudah mempunyai tiga lapak di tiga aplikasi market place denga omzet per bulannya mencapai 60 juta.

"Alhamdulillah, bisa buat bayar kuliah dan bantu orang tua," tuturnya.

Ia berpesan kepada seluruh genarasi muda, untuk mulai mengembangkan dirinya sejak dini, bakat apa itu yang dimilikinya harus dikembangkan sehingga dapat menghasilkan provrit.

"Mumpung masih muda, harus selalu mencoba jagan takut gagal," tandasnya. [nid/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Bisnis, marketplace



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more