22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |   17:00 . Kunker di Tuban, Kajati Jatim Beri Pengarahan Seluruh Pegawai Kejari Tuban   |   16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 13 November 2019 14:00

Puting Beliung Sisakan PR Warga Klumpit

Puting Beliung Sisakan PR Warga Klumpit

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Hujan ringan disertai angin kencang di Desa Klumpit, Kecamatan Soko, Selasa (12/11/2019) kemarin meninggalkan pekerjaan rumah tersendiri bagi sejumlah warga.

Pasalnya, angin kencang yang seketika berubah menjadi puting beliung disana, menerjang lebih dari 70 rumah warga. Bangunan kandang sapi, kandang peternak ayam, pepohonan, sampai bangunan sarana umum ikut dilibas angin.

Nampak aktivitas sejumlah warga tengah gotong royong, merakit ulang genteng-genteng yang dihancurkan sapuan angin sekitar pukul 14.50 WIB lalu. Tak sedikit pula warga memotong pohon-pohon yang disinyalir dapat roboh serta memicu kerusakan menimpa bangunan lain.

Sedangkan beberapa kandang ayam yang notabennya digunakan untuk berternak, belum diperbaiki. Sisa runtutan bangunan kandang masih tak tersentuh oelh pemiliknya. Sementara disisi lain, kandang-kandang sapi milik warga mulai dibetulkan ulang bersama tetangga sekitar.

Berdasarkan data lapangan yang diolah blokTuban.com dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat dan survei lokasi, terdapat 1 bangunan rumah mengalami rusak berat pada bagian belakang. Yakni kediaman milik Fathur Rahman (45), warga bermatapencaharian petani di Dusun Kebon, RT 04 RW 05 Desa Klumpit.

"Ambruk total pada satu petak rumah bagian belakang, memang bahan bangunan juga dari kayu lama. Makanya mudah disapu angin," ungkap Raselin, salah satu perangkat desa setempat ketika dijumpai blokTuban.com di ruang kerjanya, Rabu (13/11/2019).

Ditambahkannya lagi, selain 1 bangunan rumah rusak parah, terdapat 70 rumah rusak ringan data laporan yang masuk ke Pemdes. Rata-rata kerusakan ringan tadi, sudah diperbaiki sendiri.

Rumah terdampak rusak ringan paling banyak ditemui di Dusun Bentaor, RW 08 dan RW 09. Satu bagian lain, ada di RW 07.

Tak cukup ini saja, 10 bangunan kandang yang meliputi 6 kandang sapi, 3 di Dusun Bentaor dan 3 lagi di Dsun Kebon, beserta 4 kandang ayam potong  yang ada di 3 titik Dusun Bentaor 3, 1 lagi di Kebon, rusak dengan tingkat keadaan berbeda-beda. Paling parah melanda bangunan kandang ayam ukuran andang 8x50 meter milik Pak Darusalam.

"Dari semuanya, yang paling berdampak ada di RW 05 RT 04 Dusun Kebon. Dan beberapa lagi di Dusun Bentaor, mwasan RW 09 RT 05," lengkap Kaur Ekonomi dan Keuangan Desa Klumpit itu.

Adapun dampak dari angin yang lebih dikenal masyarakat setempat sebagian angin lesus ini, juga berdampak pada 10 rumah rusak sedang di wilayah yabg merata. Di Dusun Bentaor ada 6 rumah, Dusun Kebon ada 2 unit, dan 2 sisanya di Dusun Klumpit.

Dua tiang penyangga kabel listrik patah juga patah dan hancur. Itu berada di area pemakaman Dusun Klumpit RT 02 RW 01, sedangkan tiang penyangga lain yabg rusak berada di Dusun Bentaor RT 05 RW 09.

Pepohonan yang roboh akibat angin juga menimpa kabel listrik di 2 titik. 1 titil di kuburan Dusun Klumpit, dan 1 lagi di Dusun Bentaor RT 05 RW 09. Pohon roboh tadi, rata-rata memiliki ukuran ukuran menengah.

"Dari desa sudah buat laporan ke Kecamatan dan BPBD untuk di data. Perkiraan kerugian, totalnya Keseluruhan sekitar 150 juta lebih. Itu termasuk yabg rusak ringan juga," pungkasnya.

Sebelumnya, saat kejadian angin puting beliung atau lesus ini berlangsung, keadaan desa sempat mengalami pemadaman listrik sejenak, kemudian menyala lagi. Namun, ketiak hembusan angin datang lebih besar, arus listrik kembali padam dan baru menyala sekitar pukul 22.15 WIB malam kemarin.

"Kemarin anginnya kencang. Ya gak tau, soalnya lagi di depan rumah. Tiba-tiba saja angin masuk ke rumah belakang dan merusak bagian dalam sampai ambruk," tutur Fathur Rahman, pemilik rumah yang roboh. [feb/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : puring, beliung, tuban, klumpit, soko



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more